33.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Pelaku Perjalanan Tetap di Karantina

MANADOPOST.ID–Bupati Sitaro Evangelian Sasingen terus menginstruksikan kepada Satgas Covid-19 Sitaro untuk tetap melakukan pengawasan kepada pelaku perjalanan yang baru tiba dari luar Sitaro.  “Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sitaro,” ujar bupati.

Bupati meminta agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan yang selama ini sudah disosialisasikan oleh pemerintah.

Dengan tetap menggunakan makser jika beraktifitas di luar rumah, jaga jarak, sering cuci tangan, dan menjaga kesehatan tubuh kita dengan terus mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga.

“Mari kita bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap taat menjalankan protokol kesehatan. Tapi yang lebih utama tetap berdoa kepada Tuhan, agar wabah ini segera berakhir,” ucap bupati.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Terkait dengan lonjakan pelaku perjalanan saat ini kata bupati, dirinya tetap menginstruksikan kepada Satgas Covid-19 Sitaro agar perketat pengawasan.

“Jadi tetap diperketat pemeriksaan. Kita tidak akan lalai walau pun wabah ini sudah mulai meredah, namun saya tetap menginstruksikan kepada Satgas Covid-19 Sitaro untuk tetap memperketat pengawasan. Saya tidak mau membiarkan arus penumpang dibiarkan tanpa ada pemeriksaan,” katanya.

Bahkan bupati pun mengimbau kepada Satgas Covid-19 yang bertugas di lapangan, agar tetap melaksanakan social distancing. “Hingga saat ini pun penjagaan ketat di pintu masuk pelabuhan terus dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sitaro,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sitaro Richard Sasombo yang tergabung dalam Satgas Covid-19 menyatakan, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat kepada pelaku perjalanan.

“Untuk hari ini (kemarin, red) kami melakukan pengawasan di Pelabuhan Ulu Siau. Sebab KMP Lokongbanua tiba dari Bitung pukul 07.12 Wita dengan membawa penumpang 79 orang yakni KTP Sitaro 69 orang dan KTP luar Sitaro 10 orang. Semua pelaku perjalanan diarahkan ke ruang tunggu terminal penumpang untuk didata dan dilakukan pengukuran suhu tubuh,” jelasnya.

“Dan setiap penumpang wajib menandatangani surat pernyataan bersedia di karantina mandiri, tetapi dengan pengawasan dari pemerintah kampung setempat,” pungkasnya. (cw-04/ite)

MANADOPOST.ID–Bupati Sitaro Evangelian Sasingen terus menginstruksikan kepada Satgas Covid-19 Sitaro untuk tetap melakukan pengawasan kepada pelaku perjalanan yang baru tiba dari luar Sitaro.  “Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sitaro,” ujar bupati.

Bupati meminta agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan yang selama ini sudah disosialisasikan oleh pemerintah.

Dengan tetap menggunakan makser jika beraktifitas di luar rumah, jaga jarak, sering cuci tangan, dan menjaga kesehatan tubuh kita dengan terus mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga.

“Mari kita bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap taat menjalankan protokol kesehatan. Tapi yang lebih utama tetap berdoa kepada Tuhan, agar wabah ini segera berakhir,” ucap bupati.

Terkait dengan lonjakan pelaku perjalanan saat ini kata bupati, dirinya tetap menginstruksikan kepada Satgas Covid-19 Sitaro agar perketat pengawasan.

“Jadi tetap diperketat pemeriksaan. Kita tidak akan lalai walau pun wabah ini sudah mulai meredah, namun saya tetap menginstruksikan kepada Satgas Covid-19 Sitaro untuk tetap memperketat pengawasan. Saya tidak mau membiarkan arus penumpang dibiarkan tanpa ada pemeriksaan,” katanya.

Bahkan bupati pun mengimbau kepada Satgas Covid-19 yang bertugas di lapangan, agar tetap melaksanakan social distancing. “Hingga saat ini pun penjagaan ketat di pintu masuk pelabuhan terus dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sitaro,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sitaro Richard Sasombo yang tergabung dalam Satgas Covid-19 menyatakan, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat kepada pelaku perjalanan.

“Untuk hari ini (kemarin, red) kami melakukan pengawasan di Pelabuhan Ulu Siau. Sebab KMP Lokongbanua tiba dari Bitung pukul 07.12 Wita dengan membawa penumpang 79 orang yakni KTP Sitaro 69 orang dan KTP luar Sitaro 10 orang. Semua pelaku perjalanan diarahkan ke ruang tunggu terminal penumpang untuk didata dan dilakukan pengukuran suhu tubuh,” jelasnya.

“Dan setiap penumpang wajib menandatangani surat pernyataan bersedia di karantina mandiri, tetapi dengan pengawasan dari pemerintah kampung setempat,” pungkasnya. (cw-04/ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/