32.4 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

Lagi Mancing, Tiba-tiba Lihat Baju Mengapung, Ternyata Mayat

MANADOPOST.ID–Warga Mahangiang, Kecamatan Tagulandang dihebohkan dengan penemuan mayat di perairan Pulau Ruang, Selasa (6/10) kemarin. Diketahui, mayat bernama Wilson Takarendehang (49) berjenis kelamin laki-laki warga Laingpatehi, Kecamatan Tagulandang.

Menurut keterangan saksi Afian Bastian (41) warga Mahangiang, pihaknya menemukan mayat diperairan Pulau Ruang berjenis laki-laki dengan posisi tertelungkup.

“Korban kami temukan dengan posisi tertelungkup mengapung dan hanya menggunakan celana dalam warna coklat diperairan pulau Ruang Kecamatan Tagulandang,” ungkapnya.

Diceritakannya, sekitar pukul 07.00 Wita dirinya turun dari rumah yang berada di Kampung Mahangiang dengan maksud untuk mencari ikan di Pulau Ruang (Liang Besar, red) dengan menggunakan perahu jenis pelang dan menggunakan katinting. Setelah sampai di pulau ruang dirinya langsung menurunkan tali pancing ke dasar laut.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sekitar kurang lebih 1 jam saya memancing, tiba-tiba arus laut bergerak dengan sangat cepat. Dan saya langsung melihat ada mayat yang tidak menggunakan kaos mengapung di atas air dengan posisi tertelungkup. Kemudian saya langsung menghidupkan mesin perahu untuk pergi ke kampung Laingpatehi dengan maksud melaporkan kejadian tersebut,” ungkapnya.

Kapolsek Tagulandang AKP Christian Klaas menyampaikan, setelah saksi menemukan mayat tersebut saksi langsung memberitahukan kepada perangkat Kampung Laingpatehi Jompit Malamtiga (48).

“Kemudian perangkat kampung langsung melapor melalui via telepon kepada kapitalau yang pada saat itu sedang berada di Kelurahan Balehumara,” jelasnya.

Sekitar pukul 09.00 Wita Kapitalau Kampung Laingpatehi datang ke Polsek Tagulandang untuk melaporkan adanya kejadian tersebut.

Selanjutnya, pihak Polsek Tagulandang yang dipimpin oleh KA SPK Aipda Toni Mesak bersama anggota jaga, Kapitalu Kampung Laingpatehi, tim medis dan warga pergi ke TKP dengan menggunakan dua perahu jenis pamboat milik masyarakat untuk lakukan evakuasi.

“Kemudian pukul 09.40 Wita Polsek Tagulandang bersama dengan tim medis sampai di TKP, dan mengevakuasi korban. Dan selanjutnya dibawah ke RSUD Tagulandang untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis,” ujarnya.

Dan dari hasil koordinasi dengan kapitalau Kampung Laingpetehi Frengki Awumbas telah didapati identitas korban yaitu warga Laingpatehi Wilson Takarendehang (49) berprofesi sebagai nelayan.

“Setelah selesai dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RSUD Tagulandang, korban langsung di bawah ke Kampung Laigpatehi oleh keluarganya dan akan dimakamkan di kampung tersebut,” tuturnya sembari menambahkan, bahwa kesaharian korban sering memancing ikan di pinggir pantai tersebut.

“Dugaan sementara, bahwa korban jatuh pada saat memancing ikan kemudian terbawah arus sehingga meninggal dunia kerena lokasi tersebut sangat terjal dan penuh dengan bebatuan yang besar,” kuncinya. (cw-04/ite)

MANADOPOST.ID–Warga Mahangiang, Kecamatan Tagulandang dihebohkan dengan penemuan mayat di perairan Pulau Ruang, Selasa (6/10) kemarin. Diketahui, mayat bernama Wilson Takarendehang (49) berjenis kelamin laki-laki warga Laingpatehi, Kecamatan Tagulandang.

Menurut keterangan saksi Afian Bastian (41) warga Mahangiang, pihaknya menemukan mayat diperairan Pulau Ruang berjenis laki-laki dengan posisi tertelungkup.

“Korban kami temukan dengan posisi tertelungkup mengapung dan hanya menggunakan celana dalam warna coklat diperairan pulau Ruang Kecamatan Tagulandang,” ungkapnya.

Diceritakannya, sekitar pukul 07.00 Wita dirinya turun dari rumah yang berada di Kampung Mahangiang dengan maksud untuk mencari ikan di Pulau Ruang (Liang Besar, red) dengan menggunakan perahu jenis pelang dan menggunakan katinting. Setelah sampai di pulau ruang dirinya langsung menurunkan tali pancing ke dasar laut.

“Sekitar kurang lebih 1 jam saya memancing, tiba-tiba arus laut bergerak dengan sangat cepat. Dan saya langsung melihat ada mayat yang tidak menggunakan kaos mengapung di atas air dengan posisi tertelungkup. Kemudian saya langsung menghidupkan mesin perahu untuk pergi ke kampung Laingpatehi dengan maksud melaporkan kejadian tersebut,” ungkapnya.

Kapolsek Tagulandang AKP Christian Klaas menyampaikan, setelah saksi menemukan mayat tersebut saksi langsung memberitahukan kepada perangkat Kampung Laingpatehi Jompit Malamtiga (48).

“Kemudian perangkat kampung langsung melapor melalui via telepon kepada kapitalau yang pada saat itu sedang berada di Kelurahan Balehumara,” jelasnya.

Sekitar pukul 09.00 Wita Kapitalau Kampung Laingpatehi datang ke Polsek Tagulandang untuk melaporkan adanya kejadian tersebut.

Selanjutnya, pihak Polsek Tagulandang yang dipimpin oleh KA SPK Aipda Toni Mesak bersama anggota jaga, Kapitalu Kampung Laingpatehi, tim medis dan warga pergi ke TKP dengan menggunakan dua perahu jenis pamboat milik masyarakat untuk lakukan evakuasi.

“Kemudian pukul 09.40 Wita Polsek Tagulandang bersama dengan tim medis sampai di TKP, dan mengevakuasi korban. Dan selanjutnya dibawah ke RSUD Tagulandang untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis,” ujarnya.

Dan dari hasil koordinasi dengan kapitalau Kampung Laingpetehi Frengki Awumbas telah didapati identitas korban yaitu warga Laingpatehi Wilson Takarendehang (49) berprofesi sebagai nelayan.

“Setelah selesai dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RSUD Tagulandang, korban langsung di bawah ke Kampung Laigpatehi oleh keluarganya dan akan dimakamkan di kampung tersebut,” tuturnya sembari menambahkan, bahwa kesaharian korban sering memancing ikan di pinggir pantai tersebut.

“Dugaan sementara, bahwa korban jatuh pada saat memancing ikan kemudian terbawah arus sehingga meninggal dunia kerena lokasi tersebut sangat terjal dan penuh dengan bebatuan yang besar,” kuncinya. (cw-04/ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/