30C
Manado
Kamis, 15 April 2021

Bupati Sitaro Akhirnya Divaksin

MANADOPOST.ID—Sempat beberapa waktu lalu Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Evangelian Sasingen batal di vaksinasi Covid-19 bermerek sinovac karena tak memenuhi syarat, kini pada minggu pertama Maret, orang nomor satu di Bumi Karamando telah divaksin dosis pertama.

Bahkan bupati di temani Putri sulung Alisya Gabriele Supit dan anak keduanya Jeremmy Abram Supit. Istri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara Dr Toni Supit ini menyampaikan, pada waktu lalu tahap pertama yang menerima vaksin Covid-19 adalah 12 orang VVIP dari pemerintah kabupaten, dewan, polres, dan beberapa stakeholder di Kepulauan Sitaro.

Namun pada saat itu, ia tak memenuhi syarat untuk divaksinasi oleh dinas kesehatan. “Nanti di bulan Maret ini saya divaksinasi Covid-19 bermerek sinovac pada dosis pertama,” ungkap bupati.

Kemudian usai di vaksin, bupati Eva sapaan akrab masyarakat Kepulauan Sitaro mengajak seluruh warga di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo agar tidak ragu mengikuti vaksinasi. Masyarakat juga tidak perlu khawatir terkait keamanan dan kehalalan dari vaksin Sinovac.

“Mari ikuti program pemerintah. Vaksin Sinovac ini sudah teruji dan terbukti aman dan halal. Ini untuk melindungi kesejahteraan masyarakat. Tujuan pemerintah tidak ada yang lain hanya satu yaitu untuk melindungi masyarakat,” ujar bupati dengan kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan tahapan yang ada dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ia juga menyampaikan, dengan diterimanya vaksinasi oleh para pejabat pemerintah kabupaten hal ini merupakan salah satu kegiatan untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi itu aman. Makanya lalu juga di Kepulauan Sitaro diadakannya launcing vaksinasi Covid-19. Dan yang menjadi relawan untuk pertama vaksin adalah para VVIP atau para pejabat yang menjadi orang penting dalam daerah tersebut.

Itu merupakan pesan secara langsung kepada masyarakat bahwa vaksinasi itu aman. “Tidak perlu takut, tidak perlu ragu, karena kalau kita mau kesehatan kita terjamin dan tidak terkena Covid berat, ya kita harus memberikan diri kita untuk divaksin,” tambah Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sitaro Semuel Raule.

“Kalau kita tidak mau divaksin, berarti juga kita tidak berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Kalau kita sudah divaksin, ketika kita mendapatkan virus corona ini namun tidak akan berat atau tidak membahayakan kesehatan kita. Namun meski sudah divaksin bukan berarti sudah bebas dari Covid-19, tetapi jika terpapar virus tersebut tidak akan berat atau sampai kematian. Itu tidak akan terjadi, karena sudah divaksin,” pungkas Semuel. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru