25 C
Manado
Kamis, 6 Mei 2021
spot_img

Harga Barito Merangkak Naik

MANADOPOST.ID—Jelang hari raya Ramadhan harga bawang, cabai rawit atau rica, tomat (barito) di sejumlah pasar tradisonal di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terpantau terus merangkak naik sejak sepekan terakhir.

Sejumlah pedagang menyebut, kenaikan harga barito salah satunya disebabkan oleh dampak pandemi virus corona. “Namun juga karena memang kondisi cuaca yang seperti ini mengakibatkan terjadi kelangkaan, sehingga harga bawang, rica, dan tomat semakin naik,” ungkap salah satu pedagang pasar Ulu Siau Ani Tahulending.

Menurut Ani, harga bawang merah dan bawang putih dijual rata-rata 50 ribu per kg. Sementara cabai rawit atau rica dipatok mulai 120 ribu per kg. Sedangkan tomat di banderol 12 ribu per kg. Untuk sekarang ini harga barito diakuinya terjadi kenaikan, salah satunya juga karena menjelang hari raya Ramadhan bagi umat muslim.

“Sebelumnya harga bawang, rica, tomat masih stabil. Untuk harga tomat per kg 10 ribu, bawang merah 35 per kg, rica 100 ribu per kg namun menjelang hari raya Ramadhan ini harga barito semakin merangkak naik,” bebernya.

Senada pedagang pasar Ondong yang tak mau namanya dikorankan mengatakan, dengan harga barito yang seperti ini membuat masyarakat mengeluh. Sebagian besar kalau ingin membeli rica pasti akan kaget harganya seperti itu.

“Jadi jarang sekali mereka membeli 1 kg, karena mahal sekali. Niat beli masyarakat menurun. Dan masyarakat sebagian besar meminta kami atau pedagang untuk menurunkan harga rica atau tomat, dan lainnya. Namun kami tak bisa melakukan hal itu karena kalau demikian maka kami tak ada keuntungan. Sedangkan kami harus membayar bagasi, kapal, dan juga ojek hingga sampai ke Ondong,” katanya.

“Dan sangat diharapkan agar harga bawang, rica, tomat, tak akan lagi merangkak naik. Sehingga kami juga sebagai pedagang tak akan kesulitan. Ditambah lagi dengan kondisi pandemi corona virus disease 2019 atau Covid-19,” ujarnya sembari menambahkan, bahwa pedagang pasar Ondong tetap mengikuti anjuran pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pasar dan masyarakat sekitar.

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Kepulauan Jostanlie Bogar menyampaikan, bahwa tak bisa di pungkiri bahwa harga untuk barito menanjak naik. “Dan kita berharap secepatnya harga ini akan kembali normal,” ujar Bogar.

Lebih lanjut ia mengingatkan dan mengimbau kepada seluruh pedagang pasar untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekitar. “Tiap pedagang wajib menerapkan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Karena kalian akan melayani pembeli maka tentu harus disiplin 3M. (dewi/dewa)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru