27.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Pejabat Publik Sitaro Mulai Divaksin

MANADOPOST.ID—Dalam tahapan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada pejabat publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melaksanakan di tiga tempat agar mencegah terjadinya kerumunan.

Jadi walau pun berada dalam kompleks perkantoran pemerintahan Kepulauan Sitaro, tapi tidak dilakukan pada tiga tempat untuk menghindari terjadinya kerumunan orang yang akan divaksin.

“Pada tahapan ke dua ini vaksinasi Covid-19 diperuntukkan kepada pejabat publik. Pun kegiatannya dilaksanakan di tiga lokasi yakni di halaman parkir kantor bupati, ada juga di depan Aula kantor bupati, dan di kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sitaro dr Semuel Raule MKes

Sembari menyampaikan, untuk kuota vaksin tahap ke dua ini sebanyak 1.200 dosis yang semuanya di peruntukannya bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), TNI, Polri, ASN, dan Tenaga Harian Lepas di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pada kesempatan tersebut juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Herry Lano mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran pemerintah Kepulauan Sitaro untuk mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut. Para ASN sangat diharapkan akan menjadi contoh dan teladan bagi seluruh masyarakat di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo.

“Sebab tujuan untuk di vaksinasi Covid-19 ini, untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona maka sebaiknya ASN mengikuti ini. Apalagi mereka juga beresiko karena bertemu dengan banyak masyarakat,” ucap Lano sembari mengingatkan kepada seluruh ASN, Tenaga Harian Lepas (THL), dan seluruh masyarakat untuk jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak benar tentang program vaksinasi ini.

Sementara itu secara terpisah Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, Melisa Pandelaki menjelaskan, usai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dirinya merasa kram di tangan yang disuntik.

Namun mantan Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo ini mengaku, bahwa semuanya terasa normal kembali seperti sebelum disuntik vaksin setelah beberapa saat berlalu.

“Memang ada beberapa rekan yang memiliki reaksi berbeda. Seperti ada yang merasa ngantuk tapi ada juga yang tidak merasakan apa-apa. Namun pada intinya kami telah divaksinasi karena ini demi kepentingan bersama,” ucap Liu sapaan akrabnya. (cw-04/ewa)

MANADOPOST.ID—Dalam tahapan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada pejabat publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melaksanakan di tiga tempat agar mencegah terjadinya kerumunan.

Jadi walau pun berada dalam kompleks perkantoran pemerintahan Kepulauan Sitaro, tapi tidak dilakukan pada tiga tempat untuk menghindari terjadinya kerumunan orang yang akan divaksin.

“Pada tahapan ke dua ini vaksinasi Covid-19 diperuntukkan kepada pejabat publik. Pun kegiatannya dilaksanakan di tiga lokasi yakni di halaman parkir kantor bupati, ada juga di depan Aula kantor bupati, dan di kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol),” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sitaro dr Semuel Raule MKes

Sembari menyampaikan, untuk kuota vaksin tahap ke dua ini sebanyak 1.200 dosis yang semuanya di peruntukannya bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), TNI, Polri, ASN, dan Tenaga Harian Lepas di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Pada kesempatan tersebut juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Herry Lano mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran pemerintah Kepulauan Sitaro untuk mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut. Para ASN sangat diharapkan akan menjadi contoh dan teladan bagi seluruh masyarakat di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo.

“Sebab tujuan untuk di vaksinasi Covid-19 ini, untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona maka sebaiknya ASN mengikuti ini. Apalagi mereka juga beresiko karena bertemu dengan banyak masyarakat,” ucap Lano sembari mengingatkan kepada seluruh ASN, Tenaga Harian Lepas (THL), dan seluruh masyarakat untuk jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak benar tentang program vaksinasi ini.

Sementara itu secara terpisah Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, Melisa Pandelaki menjelaskan, usai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dirinya merasa kram di tangan yang disuntik.

Namun mantan Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo ini mengaku, bahwa semuanya terasa normal kembali seperti sebelum disuntik vaksin setelah beberapa saat berlalu.

“Memang ada beberapa rekan yang memiliki reaksi berbeda. Seperti ada yang merasa ngantuk tapi ada juga yang tidak merasakan apa-apa. Namun pada intinya kami telah divaksinasi karena ini demi kepentingan bersama,” ucap Liu sapaan akrabnya. (cw-04/ewa)

Most Read

Artikel Terbaru

/