25 C
Manado
Kamis, 6 Mei 2021
spot_img

Edarkan Obat Trihexyphenidyl Pemuda Sitaro Dibui

MANADOPOST.ID—Mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) pengedar obat Trihexyphenidyl masih mendekam di bui. Pasalnya, kasus ini pun telah masuk tahap dua atau telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sitaro.

Kanit IV Reskrim Polres Kepulauan Sitaro Aipda Hansuli Salindeho menyampaikan, pada Selasa (13/4) lalu ia bersama dengan dua anggota reskrim melaksanakan pengeluaran tahanan atas nama Jenricho Sampakang Alias JS dari Rutan Mapolsek Siau Barat, dan di bawah ke Kejari Kepulauan Sitaro.

“Tersangka alias JS yang berstatus sebagai mahasiswa di tahan karena melanggar pasal 197 UU No.36 Tahun 2009 Subsider Pasal 196 UU No.36 Tahun 2009 jo Pasal 53 KUHPidana,” ungkapnya.

Tersangka yang bertempat tinggal di Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur (Sitim) ini pada Selasa lalu telah di jemput olehnya bersama Bripka Ronal S Neghe dan Briptu Ivrhan Lahiwu dalam Rangka tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sitaro.

“Kemarin (Selasa, red) tahanan Jenri di keluarkan dari Tahanan Mapolsek Sibar dan diserahkan kepada Pihak Kasipidum Kajari Kepulauan Sitaro dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,” katanya.

Dan hingga sekarang tahanan atau tersangka tersebut masih tetap ditahan berdasarkan dengan berita acara pelaksanaaan perintah penahanan Kejari Kepulauan Sitaro tertanggal 13 April 2021 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ivan Y.V Roring SH. Dan telah di tandatangani oleh tersangka, JPU, dan Kepala Kepolisian Sektor Siau Barat selaku penyidik Macky Bawengan.

Dalam berita acara penahanan tersebut tertuang, penahanan tersebut dilakukan, karena terdakwa dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, dan atau mengulangi tindak pidana.

Perlu diketahui, pada tanggal 21 Februari 2021 Polres Kepulauan Sitaro telah melakukan penangkapan kepada tersangka Jendricho Sampakang bertempat di jalan Pasar Ampera Ulu Siau tepatnya di samping toko Dua Sudara sekira pukul 20.08 WITA. Dan tim telah menemukan 8 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl didalam saku JS.

“Saat penangkapan oleh anggota kepolisian Sitaro pelaku hanya sendirian, dan telah ditemukan 8 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl di dalam saku yang bersangkutan.

Dan pun setelah melakukan penggeledahan dirumah kediamannya yang bertempat di Kelurahan Tarorane Lingkungan I, Kecamatan Siau Timur (Sitim), maka ditemukan juga sebanyak 105 butir obat keras dengan jenis yang sama, sehingga keseluruhannya ada 113 butir. Dan juga tersangka ini sebagai pemakai dan pengedar,” ucapnya lalu. (Dewi/Dewa)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru