22.4 C
Manado
Monday, 3 October 2022

Pengembangan Pelabuhan Ulu Siau Dibanderol 32 Miliar

MANADOPOST.ID – Pengembangan Pelabuhan Ulu Siau di Kecamatan Siau Timur (Sitim), Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dibanderol 32 miliar. Dimana anggaran bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sabandar Ulu Siau Welhelmus Dami usai Vidcon bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menurut Dami, terkait pengembangan atau perluasan Pelabuhan Ulu Siau memang sedang direncanakan. “Di tahun 2023 khusus untuk area dermaga perpanjangannya di sisi kiri berkisar 10 meter dan sisi kanan atau sebelah barat 20 meter,” jelasnya.

Ia melanjutkan di samping pengembangan dermaga, akan juga dibenahi sisi darat yaitu gedung terminal. “Karena gedung yang saat ini akan kita relokasi ke bagian depan sehingga memberikan ruang ke kendaraan baik roda dua maupun roda empat, sehingga ada space untuk mereka parkir,” ungkapnya.

Baca Juga:  Welhelmus Dami: Selamat Harhubnas 2022, Bangkit Maju Bersama

Dibeberkannya kembali, bahwa pengembangan terminal di area pelabuhan dengan luas 352 m2 atau 32 x 11 meter. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan perbaikan Dermaga yang eksisting saat ini sehingga dapat menunjang proses bongkar muat di Pelabuhan Ulu Siau.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Untuk kondisi sekarang, memang sesuai dengan tujuan kapal saat ini di Pelabuhan Ulu Siau didominasi oleh kapal penumpang. Tercatat saat ini tujuh kapal penumpang yang melayani di antaranya dua kapal cepat, tiga kapal reguler, dan dua kapal sabuk Nusantara yang di dalamnya Sabuk Nusantara 70 dan Sabuk Nusantara 69.

“Nah, untuk kapasitas dermaga sendiri sungguh tidak memadai lagi di mana untuk eksisting Dermaganya hanya 70 meter. Sementara kapal yang masuk Pelabuhan Ulu Siau ini sudah lebih 70 meter,” bebernya.

Baca Juga:  Penerapan Prokes Jadi Gaya Hidup Masyarakat

Serta diharapakan, setelah Pelabuhan Ulu Siau dikembangkan pada 2023 maka ada dua kapal yang sekaligus bisa bersandar. Sehingga bisa memanilisir kejadian atau menjamin kapal yang sandar maupun orang yang naik turun di Pelabuhan Ulu Siau.

“Untuk anggarannya sendiri yang sudah disiapkan pemerintah dibanderol 32 miliar (M) yang bersumber dari anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dari kementerian,” kuncinya. (dewi muntia)

MANADOPOST.ID – Pengembangan Pelabuhan Ulu Siau di Kecamatan Siau Timur (Sitim), Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dibanderol 32 miliar. Dimana anggaran bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sabandar Ulu Siau Welhelmus Dami usai Vidcon bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menurut Dami, terkait pengembangan atau perluasan Pelabuhan Ulu Siau memang sedang direncanakan. “Di tahun 2023 khusus untuk area dermaga perpanjangannya di sisi kiri berkisar 10 meter dan sisi kanan atau sebelah barat 20 meter,” jelasnya.

Ia melanjutkan di samping pengembangan dermaga, akan juga dibenahi sisi darat yaitu gedung terminal. “Karena gedung yang saat ini akan kita relokasi ke bagian depan sehingga memberikan ruang ke kendaraan baik roda dua maupun roda empat, sehingga ada space untuk mereka parkir,” ungkapnya.

Baca Juga:  Semarakkan HUT RI di Sitaro, Pemkab Gelar Fashion Week di Halaman Tugu Pala

Dibeberkannya kembali, bahwa pengembangan terminal di area pelabuhan dengan luas 352 m2 atau 32 x 11 meter. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan perbaikan Dermaga yang eksisting saat ini sehingga dapat menunjang proses bongkar muat di Pelabuhan Ulu Siau.

Untuk kondisi sekarang, memang sesuai dengan tujuan kapal saat ini di Pelabuhan Ulu Siau didominasi oleh kapal penumpang. Tercatat saat ini tujuh kapal penumpang yang melayani di antaranya dua kapal cepat, tiga kapal reguler, dan dua kapal sabuk Nusantara yang di dalamnya Sabuk Nusantara 70 dan Sabuk Nusantara 69.

“Nah, untuk kapasitas dermaga sendiri sungguh tidak memadai lagi di mana untuk eksisting Dermaganya hanya 70 meter. Sementara kapal yang masuk Pelabuhan Ulu Siau ini sudah lebih 70 meter,” bebernya.

Baca Juga:  Bupati Sitaro Cegah Stunting Lewat GESIT EVA’S, Apa Itu?

Serta diharapakan, setelah Pelabuhan Ulu Siau dikembangkan pada 2023 maka ada dua kapal yang sekaligus bisa bersandar. Sehingga bisa memanilisir kejadian atau menjamin kapal yang sandar maupun orang yang naik turun di Pelabuhan Ulu Siau.

“Untuk anggarannya sendiri yang sudah disiapkan pemerintah dibanderol 32 miliar (M) yang bersumber dari anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dari kementerian,” kuncinya. (dewi muntia)

Most Read

Artikel Terbaru

/