alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Covid-19 Masih Intai Sitaro, Belajar Tatap Muka Tetap Berlangsung

MANADOPOST.ID – Meski pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) masih menghantui Bumi Nyiur Melambai khususnya Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), namun sekolah di daerah masih melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

“Rata-rata sekolah di Sitaro masih PTMT. Tapi di daerah yang ada kasus, sekolahnya diliburkan 5 hari dulu menunggu hasil PCR. Karena ada berapa yang antigen positif tapi saat PCR negatif. Karena untuk daring nimboleh jadi ini jaringan seperti ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sitaro Budiarto Mukau.

Bahkan sebelumnya ia mengatakan, untuk sekolah yang jumlah siswanya lebih dari satu rombel dibagi per sesi, dan untuk yang satu atau kurang dari satu rombel dilaksanakan sekaligus atau bersamaan.

“Jadi PTMT masih berlaku hingga saat ini,” tambahnya sembari mengajak kepada orangtua murid termasuk juga seluruh masyarakat, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dijelaskan Budiarto, prokesnya bisa dimulai dari diri sendiri seperti hindari kerumunan. Karena penularan bisa cepat apabila ada salah satu orang yang terinfeksi virus corona.

“Sehingga untuk itulah maka pemerintah melalui tim Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat, serta penjagaan ketat di tempat-tempat ramai terkait dengan penegakan penerapan Prokes,” jelasnya.

Ia pun mengajak keluarga agar prokes tetap terjaga serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kita jangan lengah, laksamana anjuran pemerintah dengan displin Prokes,” kuncinya. (dewi)

MANADOPOST.ID – Meski pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) masih menghantui Bumi Nyiur Melambai khususnya Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), namun sekolah di daerah masih melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

“Rata-rata sekolah di Sitaro masih PTMT. Tapi di daerah yang ada kasus, sekolahnya diliburkan 5 hari dulu menunggu hasil PCR. Karena ada berapa yang antigen positif tapi saat PCR negatif. Karena untuk daring nimboleh jadi ini jaringan seperti ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sitaro Budiarto Mukau.

Bahkan sebelumnya ia mengatakan, untuk sekolah yang jumlah siswanya lebih dari satu rombel dibagi per sesi, dan untuk yang satu atau kurang dari satu rombel dilaksanakan sekaligus atau bersamaan.

“Jadi PTMT masih berlaku hingga saat ini,” tambahnya sembari mengajak kepada orangtua murid termasuk juga seluruh masyarakat, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dijelaskan Budiarto, prokesnya bisa dimulai dari diri sendiri seperti hindari kerumunan. Karena penularan bisa cepat apabila ada salah satu orang yang terinfeksi virus corona.

“Sehingga untuk itulah maka pemerintah melalui tim Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat, serta penjagaan ketat di tempat-tempat ramai terkait dengan penegakan penerapan Prokes,” jelasnya.

Ia pun mengajak keluarga agar prokes tetap terjaga serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kita jangan lengah, laksamana anjuran pemerintah dengan displin Prokes,” kuncinya. (dewi)

Most Read

Artikel Terbaru

/