26C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Gelombang Pasang Terjang Perairan Sitaro, Dua Kelurahan Tergenang

MANADOPOST.ID–Akibat cuaca esktrim melanda perairan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) beberapa waktu belakangan ini, membuat masyarakat pesisir pantai di Kelurahan Bahoi dan Kelurahan Balehumara Kecamatan Tagulandang mengungsi akibat telah terjadi gelombang pasang, Sabtu (16/1) pukul 19.00 WITA malam lalu.

Hal tersebut mengakibatkan rumah masyarakat setempat tergenang air. Salah satu masyarakat Kelurahan Bahoi yang tak mau namanya dikorankan menyampaikan, bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 19.00 WITA yang membuat masyarakat penduduk setempat panik.

Namun pemerintah setempat langsung menguhungi BPBD dan TNI Polri untuk datang membantu mengevakuasi. “Dari pemerintah kecamatan, BPBD, TNI Polri datang membantu masyarakat untuk mengevakuasi. Namun untuk pakaian dan barang yang lain tetap berada dalam rumah,” ujarnya.

Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro Ch Bob Wuaten melalui Kasubid Logistik Meydi Telleng menjelaskan, dari bencana yang melanda di wilayah Tagulandang tak ada korban jiwa.

“Dan masyarakat setempat mengungsi ditempat aman. Namun mereka telah diberikan bantuan logistik seperti pakaian dan kebutuhan lain oleh pihak kecamatan,” ungkapnya.

Menurutnya, bahwa bantuan logistik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum bisa diantar hari ini (kemarin, red) ke korban bencana karena kondisi cuaca bergelombang, hujan, dan disertai angin kencang.

Namun pihaknya langsung menghubungi pemerintah kecamatan agar memberikan bantuan logistik mendesak kepada setiap pengungsi. Karena jika kediaman mereka tergenang air akibat gelombang, maka semua barang mereka basah. Seperti pakaian.

“Jadi untuk kebutuhan makan tadi malam (Sabtu, red) di hendel oleh pemerintah kecamatan terlebih dulu selama di pengungsian. Nanti BPBD yang ganti. Karena saat ini tidak ada kapal. Kapal nanti berangkat Selasa, sehingga bantuannya baru akan tiba Selasa di Tagulandang. Namun kemungkinan kalau situasi sudah aman, masyarakat pasti akan kembali ke rumah untuk bersih-bersih,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa pihaknya sementara mendata berapa banyak penduduk di dua kelurahan tersebut yang terkena bencana. “Karena di kelurahan Bahoi jaringannya agak sulit. Di tambah lagi di Siau saat ini lampu belum lama menyala, jadi jaringannya bau normal,” kuncinya.

Diketahui KM Venecian batal berangkat ke Manado pada Sabtu lalu akibat cuaca ekstrim. Sehingga dijadwalkan kembali akan berangkat pada Selasa (19/1) mendatang. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru