26C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Penyusunan LKPD Cerminan Pemkab Sitaro

MANADOPOST.ID—Bupati Evangelian Sasingen berpesan kepada 82 peserta yang mengikuti coaching clinic, penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LKPD) dan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban ( LKPJ) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Tahun 2020 akan menjadi cerminan.

Kegiatan yang bertempat di Swiss-bellhotel Maleosan Manado, Jumat (19/2) pukul 09.00 WITA kemarin, dibuka oleh bupati dan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sitaro Jhon Heit Palandung dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kepulauan Sitaro Herry Bogar.

Dalam sambutan bupati Kepulaun Sitaro yang di dampingi Wakil Bupati (Wabup) Jhon Heit Palandung menyampaikan, bahwa saat ini kita patut mengucapkan syukur kepada Tuhan untuk semua bimbingan, untuk semua penyertaan, dan anugerah, sehingga hari ini (kemarin, red) kita diberikan kesempatan lagi untuk mengikuti satu kegiatan yang sungguh sangat penting dalam kita menjalankan tugas dan fungsi serta tanggung jawab kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan terutama yang berkiprah di pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Dimana dalam satu acara yaitu kegiatan pelaksanaan coaching clinic penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LKPD) dan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban ( LKPJ) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Tahun 2020.

Memang ini nama yang keren ya, yaitu coaching clinic. Nama yang dipermoi dengan coaching clinic. Namun bapak dan ibu perlu pahami, bahwa bapak dan ibu yang berada dalam ruangan ini atau yang lebih inti lagi yang sementara mengikuti pelatihan ini harus mengikuti dengan baik,” tutur istri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pun kenapa Srikandi Kepulauan Sitaro ini mengatakan menggunakan nama coaching clinic sangat keren, berarti para peserta atau bapak dan ibu sementara dalam clinic pelatihan. “Berarti orang kalau ke clinic, berarti disana dia membutuhkan sesuatu yang lebih baik,” ucap bupati.

Bahkan dalam kesempatan tersebut pun, bupati Kepulauan Sitaro ini menyampaikan terima kasih kepada Kepala seksi Evaluasi Program dan Laporan Wilayah IA Parlin Jumanti Siahaan, SE, M.Si yang telah bersedia melayani pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam membimbing dan mengarahkan bapak ibu atau para peserta coaching clinic.

“Dimana yang tadi sudah dikatakan oleh pak Parlin, bahwa ini bukan hanya satu kewajiban dalam memenuhi dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita. Tetapi apa yang kita tuangkan nanti itu adalah benar-benar sebagai satu laporan yang dapat kita pertanggung jawabkan. Dan saya berterima kasih juga, bahwa tadi juga bapak telah mengatakan akan membimbing terus sampai nanti laporan ini finish sebelum akan diperiksa oleh inspektorat,” jelas bupati didampingi juga oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kepulauan Sitaro Herry Bogar.

Diingatkan bupati kepada seluruh peserta, bahwa laporan yang akan dibuat itu akan merupakan satu cermin bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro. “Inilah kami, inilah pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, yang selama ini menjalankan roda pemerintahan,” kata bupati.

Bagaimana nanti pemerintah pusat akan menilai kita dalam menjalankan roda pemerintahan selama tahun 2020. Benar tidak, itu semua tergantung kepada apa yang kita hasilkan nanti. “Apabila semua tugas dan tanggung jawab dilakukan dengan baik sepanjang tahun yang telah berjalan, maka tidak akan ada kesulitan yang akan dialami. Apalagi sudah lewat bimbingan-bimbingan seperti ini,” ucap bupati.

Dan dikatakan bupati juga, bahwa telah dikatakan tadi pula bahwa ada perubahan-perubahan penyusunan sesuai dengan undang-undang. Tetapi intinya adalah apabila kita benar-benar melakukan tugas dan tanggung jawab kita dengan baik dan transparansi, maka penyusunan nanti tidak akan ada kesulitan.

Karena hanya memenuhi secara administrasi saja. Dan pelatihan seperti ini tiap tahun digelar dalam penyusunan, agar mengikuti perkembangan. Karena yang jelas undang-undang dan aturan selalu ada penyesuaian sesuai dengan perkembangan. Oleh sebab itu kata bupati, setiap peserta tetap bersyukur karena pemerintah tetap dapat membiayai untuk kegiatan-kegiatan seperti ini.

Seandainya jika nanti ketika sudah mengikuti pelatihan, dan nantinya masih ada kekurangan kita bisa mengatakan bahwa semua manusia tidaklah sempurna artinya banyak kekurangan.

“Tetapi saya yakin dan percaya, ketika semuanya dapat melakukannnya dengan baik saya percaya hasilnya juga akan baik. Jadi ini sebagai pertanggung jawaban kepada pemerintah pusat dan DPRD, dan titik pokoknya adalah berada di OPD masing-masing,” tutur bupati.

Kegiatan yang dihadiri oleh 82 peserta dari seluruh utusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepulauan Sitaro tersebut, telah berlangsung selama dua hari dan akan berakhir pada Sabtu esok (hari ini, red). Dan dihadiri oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setda Theo Umbas dan Humas Kominfo serta Prokopim. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru