alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Hujan Deras di Sitaro, Pemkab Imbau Waspada Bencana Longsor

MANADOPOST.ID – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Herry Bogar menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan berbukit agar tetap waspada banjir dan tanah longsor.

Dan memang ia menilai, akhir-akhir ini di daerah sering terjadi curah hujan. Olehnya, hal ini pun dapat memicu terjadinya bencana, baik itu bencana banjir maupun longsor.

“Untuk itu dihimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sitaro agar mewaspadai cuaca ekstrem dan bencana. Juga akhir-akhir ini karena cuaca yang tidak menentu, disarankan juga kepada para nelayan yang akan melaut dan masyarakat yang tinggal dibantaran sungai untuk tetap berhati-hati. Nah, seperti hari ini di Siau cuaca hujan jadi memang masyarakat harus tetap berhati-hati saat melakukan pekerjaan diluar rumah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ditambah lagi dengan tekstur daerah yang berbukit, lereng dan banyak tebing, sehingga berpotensi bencana longsor. Untuk itu bagi seluruh masyarakat di daerah agar tetap waspada dengan menghindari aktivitas di lereng yang curam, bahkan juga untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Dari sekarang kita budayakan hidup bersih dengan membuang sampah di tempat yang disediakan bukan di sungai, laut, selokan (drainase) atau di jalan. Karena ketika kita akan mendisiplinkan diri seperti ini, maka ketika hujan turun tidak akan ada drainase yang akan tersumbat,” ujar Sekkab.

Bahkan katanya, kalau bisa di setiap lingkungan masing-masing dapat membersihkan drainase. Tentu hal ini pun harus dilakukan juga oleh para aparat kampung dan kapitalau serta lurah dengan mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk melaksanakan bersih-bersih.

Bahkan dirinya mengingatkan kepada pengguna jalan tetap waspada karena akses jalan licin dan ada beberapa titik yang sering terjadi longsor. Untuk itu ia mengajak kepada masyarakat agar ketika melaksanakan segala sesuatu tetap berdoa.

“Sehingga kita dilindungi oleh Tuhan dan dijauhkan dari segala bahaya,” bebernya serta berharap, tatkala terjadi musibah bencana, masyarakat bisa segera melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro atau melalui pemerintahan setempat. (dewi)

MANADOPOST.ID – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Herry Bogar menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan berbukit agar tetap waspada banjir dan tanah longsor.

Dan memang ia menilai, akhir-akhir ini di daerah sering terjadi curah hujan. Olehnya, hal ini pun dapat memicu terjadinya bencana, baik itu bencana banjir maupun longsor.

“Untuk itu dihimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sitaro agar mewaspadai cuaca ekstrem dan bencana. Juga akhir-akhir ini karena cuaca yang tidak menentu, disarankan juga kepada para nelayan yang akan melaut dan masyarakat yang tinggal dibantaran sungai untuk tetap berhati-hati. Nah, seperti hari ini di Siau cuaca hujan jadi memang masyarakat harus tetap berhati-hati saat melakukan pekerjaan diluar rumah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ditambah lagi dengan tekstur daerah yang berbukit, lereng dan banyak tebing, sehingga berpotensi bencana longsor. Untuk itu bagi seluruh masyarakat di daerah agar tetap waspada dengan menghindari aktivitas di lereng yang curam, bahkan juga untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Dari sekarang kita budayakan hidup bersih dengan membuang sampah di tempat yang disediakan bukan di sungai, laut, selokan (drainase) atau di jalan. Karena ketika kita akan mendisiplinkan diri seperti ini, maka ketika hujan turun tidak akan ada drainase yang akan tersumbat,” ujar Sekkab.

Bahkan katanya, kalau bisa di setiap lingkungan masing-masing dapat membersihkan drainase. Tentu hal ini pun harus dilakukan juga oleh para aparat kampung dan kapitalau serta lurah dengan mengimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk melaksanakan bersih-bersih.

Bahkan dirinya mengingatkan kepada pengguna jalan tetap waspada karena akses jalan licin dan ada beberapa titik yang sering terjadi longsor. Untuk itu ia mengajak kepada masyarakat agar ketika melaksanakan segala sesuatu tetap berdoa.

“Sehingga kita dilindungi oleh Tuhan dan dijauhkan dari segala bahaya,” bebernya serta berharap, tatkala terjadi musibah bencana, masyarakat bisa segera melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro atau melalui pemerintahan setempat. (dewi)

Most Read

Artikel Terbaru

/