26C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Genset 1.000 kW Dongkrak Pasokan Listrik Sitaro

MANADOPOST.ID–Kerinduan masyarakat wilayah Siau Kabupaten Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) agar dapat menikmati aliran listrik 1×24 jam tanpa padam mungkin akan terwujud.

Dimana pada Kamis (21/1) malam lalu PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memasok satu unit genset berkapasitas 1.000 kilo Watt (kW) setara 1 Megawatt (MW) ke wilayah Siau dan telah tiba.

Pun pada Kamis malam telah dilakukan pemasangan mesin tersebut oleh pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) PLN Siau. Dan tampak Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen di dampingi Camat Siau Barat (Sibar) Jantje Tumewu berada di lokasi untuk meninjau langsung pemasangan 1 MW di Kantor PLN Ondong, Kecamatan Siau Barat (Sibar).

“Semoga dengan adanya 1 unit mesin ini di wilayah Siau dapat membantu menyelesaikan masalah yang selama ini telah di hadapi oleh masyarakat dan kita semua yang ada Siau. Karena sudah hampir setahun masalah pemadaman aliran listrik terus terjadi di wilayah Siau,” ungkap orang nomor satu di Negeri 47 pulau ini.

Dan penyebab seringnya terjadi pemadaman aliran listrik membuat alat elektronik masyarakat banyak yang rusak. Pun ada banyak pekerjaan terhambat akibat seringnya terjadi pemadaman aliran listrik.

“Bahkan kadang saat kami pemerintah daerah sementara rapat video confrence dengan kementerian atau pun pemerintah provinsi, tiba-tiba aliran listrik padam tanpa pemberitahuan. Dan hal itu pun banyak kali terjadi sepanjang tahun 2020 lalu,” katanya.

Ditambah lagi di tengah kondisi pandemi wabah Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia termasuk juga di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo ini. Sehingga hampir semua kegiatan atau rapat koordinasi dilaksanakan secara virtual untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangkah mencegah penyebaran virus corona.

Untuk itu dirinya pun sebagai pimpinan daerah terus berjuang dan mengimbau kepada pihak PLN untuk menghadirkan mesin pembangkit listrik baru dan bukan bekas. Bahkan beberapa waktu lalu bupati pun menegaskan kepada pihak PLN kalau menambah mesin, jangan mesin yang baru keluar dari ICU, jangan buat tambah penyakit di Sitaro.

Hal tersebut dikatakan istri Anggota DPRD Provinsi Sulut Dr Toni Supit ini karena begitu banyaknya keluhan masyarakat kepada mereka sebagai pemerintah apalagi dirinya sebagai pemimpin yang berusaha untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Dan dirinya pun merasa kasihan dan sayang kepada masyarakat. Meski ditengah pandemi mereka tetap berusaha mencari nafkah untuk kebutuhan pokok mereka dan tetap membayar listrik tiap bulan tepat waktu. Namun pada akhirnya mereka tak dapat menikmatinya selama 1×24 jam karena seringnya terjadi pemadaman aliran listrik.

“Dan syukurlah saat ini mesin PLN 1 MW sudah di Siau. Semoga dapat beroperasi pada akhir bulan ini sehingga meminimalisir gangguan layanan PLN sambil menunggu tambahan 1 mesin ukuran yang sama pada beberapa bulan mendatang,” tambah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sitaro Agus Tony Poputra.

Salah satu masyarakat Ondong yang tak mau namanya dikorankan mengatakan, semoga dengan adanya ketambahan satu mesin tersebut dapat menjawab setiap permasalahan di wilayah Siau terkait dengan pemadaman aliran listrik. Sehingga wilayah Siau akan terang atau menikmati aliran listrik 1×24 jam tanpa seringnya terjadi pemadaman.

“Sehingga sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa, menerangi Indonesia menjadi program yang harus dituntaskan. Jadi tentunya PLN wajib melaksanakan itu. Ya kami sebagai pelanggan tentu punya kewajiban. Artinya ada hak dan kewajiban,” kuncinya. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru