23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Sejahterakan Masyarakat, Pemkab Sitaro Terapkan Program UHC

MANADOPOST.ID – Demi meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat dibidang kesehatan, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersinergi dengan Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) akan menerapkan Universal Health Coverage (UHC).

Hal itu ditandai dengan dibukanya kegiatan forum komunikasi pemangku kepentingan utama Kabupaten Kepulauan Sitaro tahun 2022 oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sitaro Denny Kondoj, di Lapangan Batahi Ondong, Kecamatan Siau Barat (Sibar), Selasa (27/9).

Dalam kesempatan tersebut mantan Asisten III ini menyampaikan selamat datang kembali kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado dr Meryta Rondonuwu. Menurutnya, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu program strategis nasional yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuknya, forum pertemuan saat ini yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan dilaksanakan dalam rangka untuk membangun kemitraan dan meningkatkan komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan perwakilan peserta maupun pekerja sehingga dapat terjalin kerjasama dan sinergi yang baik untuk menyukseskan program JKN.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Peran dan kolaborasi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya menjadi sangat penting dalam rangka mendorong masyarakat umum yang ada untuk mendaftarkan diri dan membayar iuran JKN,” ungkap Sekkab.

Baca Juga:  EVA: LESTARIKAN BUDAYA NUSA UTARA

Demikian juga untuk sektor swasta kata Sekkab, Pemkab mendorong agar pelaku usaha maupun industri segera mendaftarkan karyawannya untuk menjadi peserta JKN. Namun, dalam pelaksanaannya tidak dapat terhindarkan dari segala bentuk tantangan dan permasalahan. Untuknya, yang menjadi perhatian bukan hanya dari pihak BPJS saja tapi juga dari seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk itu saya mengajak kita sekalian yang hadir pada saat ini marilah kita berpartisipasi dalam menyukseskan program ini dengan memberikan sumbang saran serta solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program JKN,” ucapnya sembari berharap, agar program ini akan dapat secepatnya diterapkan di daerah, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan bagi masyarakat akan semakin optimal dan jangkauan kepesertaan BPJS Kesehatan semakin meluas.

Ditempat yang sama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado Meryta Rondonuwu menjelaskan bahwa, hari ini kita pun akan membahas tentang salah satu program BPJS Kesehatan yaitu UHC. Program UHC sendiri merupakan cakupan kepesertaan program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan minimal 95% dari total jumlah penduduk telah mendapatkan akses finansial terhadap pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan dirinya atau didaftarkan menjadi peserta JKN.

Baca Juga:  Harga Ikan di Pasar Ondong Melonjak

“Program UHC ini sangat baik, karena jaminan kesehatan yang membantu masyarakat untuk mendapatkan pengobatan secara menyeluruh tanpa harus membayar lagi sesuai dengan prosedur yang diterapkan,” katanya.

Yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat, dimana UHC menjamin semua orang mempunyai akses kepada layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang memadai, sehingga efektif. “Dan yang harus didaftarkan adalah BPJS kelas 3. Pun anggarannya tahun depan dibanderol 6,9M,” katanya.

“Saya mengapresiasi pertemuan seperti ini antara Pemkab dengan BPJS dan melibatkan unsur DPRD. Dimana bupati sangat berkomitmen membangun daerah bahkan menyediakan jaminan kesehatan kepada masyarakat,” tambah Ketua DPRD Sitaro Djon P Janis disela-sela kegiatan.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Semuel Raule, pimpinan OPD, dan Kepala BPJS Sitaro Andry Budiarjo beserta jajaran. (dewi muntia)

MANADOPOST.ID – Demi meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat dibidang kesehatan, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersinergi dengan Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) akan menerapkan Universal Health Coverage (UHC).

Hal itu ditandai dengan dibukanya kegiatan forum komunikasi pemangku kepentingan utama Kabupaten Kepulauan Sitaro tahun 2022 oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sitaro Denny Kondoj, di Lapangan Batahi Ondong, Kecamatan Siau Barat (Sibar), Selasa (27/9).

Dalam kesempatan tersebut mantan Asisten III ini menyampaikan selamat datang kembali kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado dr Meryta Rondonuwu. Menurutnya, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu program strategis nasional yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuknya, forum pertemuan saat ini yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan dilaksanakan dalam rangka untuk membangun kemitraan dan meningkatkan komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan perwakilan peserta maupun pekerja sehingga dapat terjalin kerjasama dan sinergi yang baik untuk menyukseskan program JKN.

“Peran dan kolaborasi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya menjadi sangat penting dalam rangka mendorong masyarakat umum yang ada untuk mendaftarkan diri dan membayar iuran JKN,” ungkap Sekkab.

Baca Juga:  Harga Rica di Sitaro Makin Pedas

Demikian juga untuk sektor swasta kata Sekkab, Pemkab mendorong agar pelaku usaha maupun industri segera mendaftarkan karyawannya untuk menjadi peserta JKN. Namun, dalam pelaksanaannya tidak dapat terhindarkan dari segala bentuk tantangan dan permasalahan. Untuknya, yang menjadi perhatian bukan hanya dari pihak BPJS saja tapi juga dari seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk itu saya mengajak kita sekalian yang hadir pada saat ini marilah kita berpartisipasi dalam menyukseskan program ini dengan memberikan sumbang saran serta solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program JKN,” ucapnya sembari berharap, agar program ini akan dapat secepatnya diterapkan di daerah, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan bagi masyarakat akan semakin optimal dan jangkauan kepesertaan BPJS Kesehatan semakin meluas.

Ditempat yang sama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado Meryta Rondonuwu menjelaskan bahwa, hari ini kita pun akan membahas tentang salah satu program BPJS Kesehatan yaitu UHC. Program UHC sendiri merupakan cakupan kepesertaan program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan minimal 95% dari total jumlah penduduk telah mendapatkan akses finansial terhadap pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan dirinya atau didaftarkan menjadi peserta JKN.

Baca Juga:  Atlet Sitaro Raih Medali, Pemkab Siap Berikan Bonus

“Program UHC ini sangat baik, karena jaminan kesehatan yang membantu masyarakat untuk mendapatkan pengobatan secara menyeluruh tanpa harus membayar lagi sesuai dengan prosedur yang diterapkan,” katanya.

Yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat, dimana UHC menjamin semua orang mempunyai akses kepada layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang memadai, sehingga efektif. “Dan yang harus didaftarkan adalah BPJS kelas 3. Pun anggarannya tahun depan dibanderol 6,9M,” katanya.

“Saya mengapresiasi pertemuan seperti ini antara Pemkab dengan BPJS dan melibatkan unsur DPRD. Dimana bupati sangat berkomitmen membangun daerah bahkan menyediakan jaminan kesehatan kepada masyarakat,” tambah Ketua DPRD Sitaro Djon P Janis disela-sela kegiatan.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Semuel Raule, pimpinan OPD, dan Kepala BPJS Sitaro Andry Budiarjo beserta jajaran. (dewi muntia)

Most Read

Artikel Terbaru

/