25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

702 Nakes Sitaro Segera Divaksin

MANADOPOST.ID–Sebanyak 702 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) akan di vaksinasi pada Februari mendatang.

Diketahui proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai sejak 13 Januari 2021 lalu. Di mana dalam proses awal tersebut Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang yang pertama kali divaksin Covid-19.

Adapun, kini proses vaksinasi sudah mulai dilakukan di seluruh penjuru Tanah Air. Dan untuk Kepulauan Sitaro akan dimulai Februari mendatang dan diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan.

“Vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Nah untuk Kepulauan Sitaro ada 702 tenaga kesehatan yang akan divaksin pada Februari mendatang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sitaro Semuel Raule.

Menurut Raule, penerima vaksin tahap pertama adalah golongan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) atau tenaga kesehatan. SDMK terdiri dari tenaga kesehatan dokter, perawat juga tenaga non kesehatan seperti sopir ambulans, petugas laundri rumah sakit dan lainnya.

Untuk tahap dua baru akan menyasar TNI/Polri serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat langsung melayani masyarakat. “Dan untuk jadwal vaksinasi menunggu kiriman vaksin dari pusat dan sesuai jadwal dari pusat. Kalau untuk bulan ini Manado dan Tomohon,” katanya. “Jadi tiap kabupaten/kota menunggu pemberitahuan provinsi,” bebernya.

Ditambahkannya, bahwa Bumi Mandolokang Kolo-kolo mendapatkan sekitar 1.420 ribu dosis vaksin Covid-19, untuk tahap awal atau pertama. “Dan distribusi Pemprov ke daerah menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Dibeberkannya, jika vaksin tersebut telah tiba di Sitaro maka pihaknya tinggal menyesuaikan. Di mana pihaknya harus segera meneruskan vaksin Covid-19 ke semua Puskesmas yang tersebar di Sitaro.

“Kebetulan semua vasilitas Puskesmas telah memiliki tempat penyimpanan. Karena dia sistem rantai dinginnya jangan sampai rusak. Jadi kita akan langsung distribusi menyesuaikan dengan kapal langsung ke Puskesmas,” bebernya.

Terpisah Bupati Evangelian Sasingen menyampaikan, semoga dengan adanya vakasinasi ini dapat menekan kasus virus corona di Indonesia khususnya di Negeri 47 Pulau ini.

“Untuk itu saya imbau kepada masyarakat Kepulauan Sitaro, kalau sudah dimulai (vaksinasi, red), agar berpartisipasi dan bersemangat untuk divaksin. Karena ini adalah salah satu upaya pemerintah, untuk memutus mata rantai Covid-19,” kata istri Anggota DPRD Provinsi Sulut Dr Toni Supit.

Menurut bupati, pemberian vaksin kepada masyarakat bisa berdampak baik. Salah satunya sektor perekonomian. Dimana sejumlah usaha yang sempat lumpuh bisa bergerak lagi, karyawan yang kena PHK bisa bekerja lagi. Ekonomi masyarakat bisa berputar secara normal, sembari tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Syukur saat ini khususnya Kepulauan Sitaro sudah dibuka tempat-tempat usaha, namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Dan pemerintah daerah juga telah menegeluarkan surat edaran terkait pembukaan tempat-tempat usaha,” pungkas bupati sembari mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyeberan virus corona di Kepulauan Sitaro. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru