alexametrics
23.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Lanal Melonguane Turunkan Pasukan di Tiga Pelabuhan

MANADOPOST.ID— Pemantauan lalu lintas penumpang kapal yang masuk ke Talaud melalui tiga pelabuhan utama (Pelabuhan Lirung, Pelabuhan Melonguane dan Pelabuhan Beo) terus dilaksanakan oleh Lanal Melonguane terutama menjelang libur panjang dan saat pemberlakuan larangan mudik oleh pemerintah, Kamis (6/5).

Tiga tim dari Lanal Melonguane bergerak menuju tiga pelabuhan untuk mengantisipasi larangan mudik hari pertama. Tim Lirung bergerak menggunakan RHIB (Rigid Hulled Inflatable Boat) dipimpin Lettu Mar Bania Langkari dibantu Letda Laut (K) dr. Fahmi Henggar P. dan Letda Laut (S) Ahmad Roni bergerak melintasi selat Lirung menuju Pelabuhan Lirung, Tim Melonguane dengan kendaraan taktis SFQR dipimpin oleh Kapten Laut (P) Maman Badruzaman dibantu Letda Laut (PM) Desmulyadi bergerak menuju pelabuhan Melonguane dan Tim Beo dipimpin Letda Mar Fahmi Zakky bergerak menuju pelabuhan Beo guna membantu pemeriksaan kesehatan para penumpang kapal yang turun serta melaksanakan pengawasan dan pendisiplinan protokol Covid-19.

Diketahui ketiga tim dari Lanal Melonguane tersebut bergabung dan bersinergi dengan tim-tim dari beberapa instansi yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, baik itu dari pemerintah daerah maupun unsur TNI-Polri.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Lanal Melonguane diperoleh informasi bahwa jumlah penumpang kapal yang berangkat dari Manado tujuan Talaud pada Rabu 5 Mei erjumlah total 554 berdasarkan manifest yang diangkut dengan dua kapal penumpang yaitu KM Barcelona III dan KM Glory Mary dengan tujuan tiga pelabuhan utama di Talaud. Jumlah penumpang tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan penumpang di hari sebelumnya yang total hanya sekitar 353 penumpang.

Komandan Lanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto ST MTr Hanla mengatakan, peningkatan jumlah masyarakat yang masuk ke Talaud menjelang libur panjang dan selama kurun waktu pelarangan mudik oleh pemerintah dimana terdapat pengecualian terhadap larangan penggunaan dan pengoperasian kapal penumpang ke wilayah perbatasan ini perlu disikapi dengan peningkatan kewaspadaan yang tinggi guna pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten di perbatasan ini.

“Jangan sampai pengecualian larangan ini kemudian menjadi sumber petaka di kemudian hari karena tidak disertai dengan langkah-langkah atau tindakan yang kongkrit di lapangan guna mencegah penyebaran Covid-19. Kami sudah setahun lebih menjaga pintu masuk di perbatasan ini, berbagai imbauan juga sudah kami sampaikan kepada pengguna maupun penyedia jasa transportasi laut, baik itu secara langsung, menempel stiker imbauan di beberapa tempat di kapal, pemeriksaan kesehatan penumpang saat turun dari kapal, pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 di pelabuhan dan akan terus konsisten menjalankan tugas kemanusiaan tersebut,” ungkapnya.

Danlanal melanjutkan, kepada masyarakat Talaud yang berada di Talaud maupun yang berada di luar Talaud, agar dapat menahan diri, tidak berpergian selama masa liburan panjang ini. “Benar bahwa wilayah kita terdapat pengecualian larangan penggunaan dan pengoperasian transportasi laut, namun itu bukan berarti menjadi kesempatan atau pembenaran untuk melakukan perjalanan keluar masuk Talaud tanpa disertai persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Hari ini saya pantau terjadi peningkatan penumpang yang masuk ke Talaud, ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,”terangnya

Alumni Sekolah Tinggi Teknologi TNI Angkatan Laut tahun 2007 menambahkan, kepada seluruh prajurit Lanal Melonguane,  terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada kalian semua yang sudah setahun lebih menjaga perbatasan ini, yang sudah dua kali ramadhan dan sebentar lagi dua kali hari raya jauh dari keluarga untuk menjalankan tugas kemanusiaan ini.” Saya tahu kalian masih taat menjalankan ibadah puasa saat melakukan tugas-tugas mulia ini, saya tahu kalian juga rindu keluarga saat menjelang hari raya ini, tapi kalian masih semangat dan konsisten untuk menjalankan tugas mulia ini tanpa henti. Semoga Allah SWT meridhoi apa yang telah lakukan selama ini,” pungkasnya.(ridel)

MANADOPOST.ID— Pemantauan lalu lintas penumpang kapal yang masuk ke Talaud melalui tiga pelabuhan utama (Pelabuhan Lirung, Pelabuhan Melonguane dan Pelabuhan Beo) terus dilaksanakan oleh Lanal Melonguane terutama menjelang libur panjang dan saat pemberlakuan larangan mudik oleh pemerintah, Kamis (6/5).

Tiga tim dari Lanal Melonguane bergerak menuju tiga pelabuhan untuk mengantisipasi larangan mudik hari pertama. Tim Lirung bergerak menggunakan RHIB (Rigid Hulled Inflatable Boat) dipimpin Lettu Mar Bania Langkari dibantu Letda Laut (K) dr. Fahmi Henggar P. dan Letda Laut (S) Ahmad Roni bergerak melintasi selat Lirung menuju Pelabuhan Lirung, Tim Melonguane dengan kendaraan taktis SFQR dipimpin oleh Kapten Laut (P) Maman Badruzaman dibantu Letda Laut (PM) Desmulyadi bergerak menuju pelabuhan Melonguane dan Tim Beo dipimpin Letda Mar Fahmi Zakky bergerak menuju pelabuhan Beo guna membantu pemeriksaan kesehatan para penumpang kapal yang turun serta melaksanakan pengawasan dan pendisiplinan protokol Covid-19.

Diketahui ketiga tim dari Lanal Melonguane tersebut bergabung dan bersinergi dengan tim-tim dari beberapa instansi yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, baik itu dari pemerintah daerah maupun unsur TNI-Polri.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Lanal Melonguane diperoleh informasi bahwa jumlah penumpang kapal yang berangkat dari Manado tujuan Talaud pada Rabu 5 Mei erjumlah total 554 berdasarkan manifest yang diangkut dengan dua kapal penumpang yaitu KM Barcelona III dan KM Glory Mary dengan tujuan tiga pelabuhan utama di Talaud. Jumlah penumpang tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan penumpang di hari sebelumnya yang total hanya sekitar 353 penumpang.

Komandan Lanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto ST MTr Hanla mengatakan, peningkatan jumlah masyarakat yang masuk ke Talaud menjelang libur panjang dan selama kurun waktu pelarangan mudik oleh pemerintah dimana terdapat pengecualian terhadap larangan penggunaan dan pengoperasian kapal penumpang ke wilayah perbatasan ini perlu disikapi dengan peningkatan kewaspadaan yang tinggi guna pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten di perbatasan ini.

“Jangan sampai pengecualian larangan ini kemudian menjadi sumber petaka di kemudian hari karena tidak disertai dengan langkah-langkah atau tindakan yang kongkrit di lapangan guna mencegah penyebaran Covid-19. Kami sudah setahun lebih menjaga pintu masuk di perbatasan ini, berbagai imbauan juga sudah kami sampaikan kepada pengguna maupun penyedia jasa transportasi laut, baik itu secara langsung, menempel stiker imbauan di beberapa tempat di kapal, pemeriksaan kesehatan penumpang saat turun dari kapal, pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 di pelabuhan dan akan terus konsisten menjalankan tugas kemanusiaan tersebut,” ungkapnya.

Danlanal melanjutkan, kepada masyarakat Talaud yang berada di Talaud maupun yang berada di luar Talaud, agar dapat menahan diri, tidak berpergian selama masa liburan panjang ini. “Benar bahwa wilayah kita terdapat pengecualian larangan penggunaan dan pengoperasian transportasi laut, namun itu bukan berarti menjadi kesempatan atau pembenaran untuk melakukan perjalanan keluar masuk Talaud tanpa disertai persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Hari ini saya pantau terjadi peningkatan penumpang yang masuk ke Talaud, ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,”terangnya

Alumni Sekolah Tinggi Teknologi TNI Angkatan Laut tahun 2007 menambahkan, kepada seluruh prajurit Lanal Melonguane,  terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada kalian semua yang sudah setahun lebih menjaga perbatasan ini, yang sudah dua kali ramadhan dan sebentar lagi dua kali hari raya jauh dari keluarga untuk menjalankan tugas kemanusiaan ini.” Saya tahu kalian masih taat menjalankan ibadah puasa saat melakukan tugas-tugas mulia ini, saya tahu kalian juga rindu keluarga saat menjelang hari raya ini, tapi kalian masih semangat dan konsisten untuk menjalankan tugas mulia ini tanpa henti. Semoga Allah SWT meridhoi apa yang telah lakukan selama ini,” pungkasnya.(ridel)

Most Read

Artikel Terbaru

/