24.6 C
Manado
Jumat, 18 Juni 2021
spot_img

Lanal Melonguane Berbagi Berkat dengan Anak Yatim Piatu

MANADOPOST.ID- Masih dalam situasi bulan suci Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, guna pembinaan mental spiritual bagi prajuritnya serta Jalasenastri yang beragama Islam, Komandan Lanal Melonguane mengajak seluruh perwira staf dan perwakilan Jalasenastri di jajaran Lanal Melonguane untuk mengunjungi anak-anak yatim yang berada di Desa Resduk, Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kunjungan tersebut dilaksanakan secara sederhana. Setelah selesai melaksanakan ibadah Salat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada para anak-anak yatim dan kurang mampu tersebut. Anak-anak yang masih usia sekolah (TK, SD dan SMP) tersebut menerima bingkisan sederhana berupa tas yang berisikan perlengkapan sekolah, masker hand sanitizer serta sedikit sangu untuk mereka berbuka puasa dan merayakan hari raya.

Selain itu sedikit infaq juga diberikan kepada pengurus Masjid Nur Salam guna membantu perawatan tempat ibadah tersebut.

Danlanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto ST MTr Hanla, didampingi Ketua Cabang 7 Korcab VIII DJA II Jalasenastri Lentina Adi Sucipto menerangkan, kegiatan ini berlangsung secara sederhana dan serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Kegiatan ini dilakukan bukan hanya untuk sedikit meringankan beban dari anak yatim dan kurang mampu, namun juga memberikan pelajaran dan hikmah bagi seluruh jajarannya termasuk untuk saya sendiri,” terangnya.

Danlanal melanjutkan, selama pandemi Covid-19, banyak yang mengalami kesulitan atau kendala, perekonomian yang turun, terbatasnya ruang gerak atau mobilitas, tidak bisa bertemu keluarga dan sanak saudara karena larangan mudik. Namun katanya, apa yang kita rasakan itu sesungguhnya belum ada apa-apanya bagi anak-anak yatim dan keluarga tidak mampu.

“Sejak tidak ada Covid-19 pun mereka sudah mengalami kesulitan dan bahkan tidak bisa lagi bertemu dengan orang tua mereka karena sudah meninggal di saat mereka masih anak-anak yang masih sangat bergantung kepada orang tua. Dengan melihat kondisi mereka, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur kepada Sang Pencipta, walaupun dalam kondisi wabah Covid-19 seperti ini,”pungkasnya.(ridel)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru