31C
Manado
Minggu, 7 Maret 2021

E2L-Mantap Genjot Kinerja ASN

MANADOPOST.ID– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud di bawa Pimpinan Bupati dr Elly Engelbert Lasut ME dan Wakil Bupati Drs Moktar Arunde Parapaga terus berbenah. Salah satunya dengan mengadakan penandatanganan pakta integritas oleh 3 pejabat dan perjanjian kinerja.

Terpantau yang mengadakan penandatangan pakta integritas 3 pejabat, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Max Binilang, Kepala Dinas Perempuan dan perlindungan anak dan pemerintah desa Meike Maatuil, dan Kepala Badan BPBD Jabes Linda.

Sementara untuk penandatangan perjanjian kinerja dilakukan oleh seluruh pejabat SKPD hingga para asisten. Tepatnya di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud.

Usai penandatanganan pakta integritas dan penandatanganan perjanjian kinerja Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Drs Moktar Arunde Parapaga menerangkan, penandatangan ini pertama kali di lakukan di bawa pemerintahan E2L-Mantap (sapaan akrap Bupati dan Wakil Bupati-Red).

“Sebenarnya itu dilakukan tahun lalu, akan tetapi ada keterlambatan pelantikan kita, sehingga baru di lantik pada bulan febuari tahun lalu,” terangnya.

Dirinya menambahkan, di tahun 2021 pemerintahan E2L-Mantap masuk, anggaran penuh dilakukan Pemerintah Talaud. “Maka dari itu kami mengawali dengan penandatanganan pakta integritas. Pakta integritas ini adalah komitmen dari para pejabat agar supayah di harapkan nanti, mereka betul-betul melakukan tupoksi, disiplin dan sesuai dengan mekanisme dan undang-undang,” ungkapnya.

Wabup juga melanjutkan, mereka tidak boleh melawan undanag-undang. “Namun yang paling penting dari semua itu mereka tidak boleh melakukan Kolusi, Korupsi, Nepotisme (KKN). Jadi jikalau nanti mereka para pejabat ini melakukan pelanggaran, akan langsung kita demosi atau turunkan dari jabatan. Apalagi yang kinerjanya tidak capai target yang di tentukan,” katanya.

Dirinya juga menuturkan, bulan depan akan ada evaluasi kinerja para pejabat, dan dalam waktu dekat ini ada 2 pejabat yang akan tegur. “Bahkan ada 1 kepala desa yang akan di berhentikan,” pungkas top eksekutif Talaud ini. (cw-02/ewa)

Artikel Terbaru