29.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Cuaca Ekstrim, Posal Miangas Evakuasi 45 Penumpang KM Sabuk Nusantara

MANADOPOST.ID— Cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud membuat Posal Miangas Lanal Melonguane mengevakuasi penumpang dan barang KM Sabuk Nusantara.

Diketahui, angin barat bertiup kencang menimbulkan ombak yang tinggi dan mengakibatkan KM Sabuk Nusantara 95 tidak bisa sandar dan tidak bisa menaik-turunkan penumpang dan barang di dermaga Pelabuhan Miangas.

Karena kejadian tersebut, prajurit Posal Miangas yang dipimpin Letda Laut (S) Ahmad Roni kembali melakukan evakuasi menurunkan 45  penumpang dan barang di Pantai Miangas dengan menggunakan 2 perahu karet.

Danlanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto ST MT Hanla mengatakan, sejak September lalu, kegiatan evakuasi karena cuaca buruk di Miangas sudah tiga kali dilaksanakan oleh prajurit. “Kondisi seperti ini sudah saya prediksi akan sering terjadi, oleh karena itu beberapa waktu lalu saya kirim tambahan perahu karet lengkap dengan mesinnya ke Posal Miangas agar apabila kembali terjadi kejadian serupa, maka proses evakuasi penumpang dan barang akan dapat lebih cepat dilakukan,” terang Danlanal Melonguane.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ia megucap terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh prajuritnya yang berada dan bertugas di Miangas yang telah bersemangat dan berdedikasi tinggi untuk melakukan kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ia menambahkan, keberadaan prajurit  TNI AL sejak tahun 1976 di Pulau Miangas tidak bisa terpisah dari masyarakat. “Kami di Miangas sudah seperti keluarga, di mana antara para prajurit TNI AL dalam hal ini Posal Miangas Lanal Melonguane selama ini sudah benar-benar manunggal, menyatu dan selalu saling membantu dalam berbagai hal. Saya selaku Danlanal yang bertugas di perbatasan sangat bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari hal tersebut dan pernah mendapatkan kesempatan untuk mengabdi di wilayah perbatasan di beranda Utara NKRI ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, walaupun penugasan prajurit TNI AL terus berganti, TNI AL khususnya Lanal Melonguane akan konsisten untuk mempertahankan dan meningkatkan keharmonisan dan kemanunggalan TNI-Rakyat, khususnya di wilayah perbatasan ini. ” Saya juga mengimbau masyarakat terutama para pengguna laut untuk selalu  mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut,” pungkasnya.(del)

MANADOPOST.ID— Cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud membuat Posal Miangas Lanal Melonguane mengevakuasi penumpang dan barang KM Sabuk Nusantara.

Diketahui, angin barat bertiup kencang menimbulkan ombak yang tinggi dan mengakibatkan KM Sabuk Nusantara 95 tidak bisa sandar dan tidak bisa menaik-turunkan penumpang dan barang di dermaga Pelabuhan Miangas.

Karena kejadian tersebut, prajurit Posal Miangas yang dipimpin Letda Laut (S) Ahmad Roni kembali melakukan evakuasi menurunkan 45  penumpang dan barang di Pantai Miangas dengan menggunakan 2 perahu karet.

Danlanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto ST MT Hanla mengatakan, sejak September lalu, kegiatan evakuasi karena cuaca buruk di Miangas sudah tiga kali dilaksanakan oleh prajurit. “Kondisi seperti ini sudah saya prediksi akan sering terjadi, oleh karena itu beberapa waktu lalu saya kirim tambahan perahu karet lengkap dengan mesinnya ke Posal Miangas agar apabila kembali terjadi kejadian serupa, maka proses evakuasi penumpang dan barang akan dapat lebih cepat dilakukan,” terang Danlanal Melonguane.

Ia megucap terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh prajuritnya yang berada dan bertugas di Miangas yang telah bersemangat dan berdedikasi tinggi untuk melakukan kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ia menambahkan, keberadaan prajurit  TNI AL sejak tahun 1976 di Pulau Miangas tidak bisa terpisah dari masyarakat. “Kami di Miangas sudah seperti keluarga, di mana antara para prajurit TNI AL dalam hal ini Posal Miangas Lanal Melonguane selama ini sudah benar-benar manunggal, menyatu dan selalu saling membantu dalam berbagai hal. Saya selaku Danlanal yang bertugas di perbatasan sangat bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari hal tersebut dan pernah mendapatkan kesempatan untuk mengabdi di wilayah perbatasan di beranda Utara NKRI ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, walaupun penugasan prajurit TNI AL terus berganti, TNI AL khususnya Lanal Melonguane akan konsisten untuk mempertahankan dan meningkatkan keharmonisan dan kemanunggalan TNI-Rakyat, khususnya di wilayah perbatasan ini. ” Saya juga mengimbau masyarakat terutama para pengguna laut untuk selalu  mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut,” pungkasnya.(del)

Most Read

Artikel Terbaru

/