25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

198 Pelaku Perjalanan Diperiksa

MANADOPOST.ID—Sebanyak 198 pelaku perjalanan yang tiba di Pelabuhan Ulu Siau, Kecamatan Siau Timur (Sitim), Selasa (16/5) kemarin langsung diperiksa oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Sitaro.

Dan dari pemeriksaan tersebut kedapatan tiga orang pelaku perjalanan dari luar daerah yang tidak memiliki surat keterangan hasil rapid tes antigen, sehingga tim Satgas langsung melakukan pemeriksaan.

“Dari semua pelaku perjalanan yang tiba dari luar daerah langsung di arahkan ke ruang tunggu Terminal penumpang, untuk dilakukan pemeriksaan dokumen oleh tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Sitaro.

Dan ada tiga orang pelaku perjalanan yang dilakukan pemeriksaan rapid antigen dan hasilnya semuanya adalah negatif,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Sitaro Richard Sasombo yang juga termasuk dalam Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dilanjutkan Sasombo, bahwa semua pelaku perjalanan tersebut tiba di Pelabuhan Ulu Siau puku 07.34 WITA dengan menaiki kapal KM. Marina Bay l. Pemeriksaan hingga saat ini tetap dilaksanakan secara ketat disetiap pintu masuk pelabuhan.

Hal ini tentu dilakukan pemerintah kabupaten untuk menekan kasus terkonfirmasi Covid-19, serta mencegah penyebaran virus corona di Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-kolo ini.

“Dan kita pun berharap, agar masyarakat tetap membantu pemerintah dengan terus melaksanakan penerapan protokol kesehatan. Karena pandemi virus corona ini telah berlangsung sudah hampir setahun, dan mungkin sudah ada sebagian masyarakat telah bosan dengan situasi seperti ini.

Namun saya tetap mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap bersabar dan taat terapkan protokol kesehatan, serta tetaplah berdoa agar secepatnya virus corona ini akan berakhir,” ucapnya.

Bahkan dilanjutkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kepulauan Sitaro Mondfitje Wengen, bahwa tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Sitaro bersama dengan anggota Kepolisian Megara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia Angakatan Darat ((TNI AD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Sitaro, Dinas Kesehatan Kepulauan Sitaro, dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Adam Damkar) tetap melaksanakan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan.

Dan dalam operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan, tim Satgas terus mensosialisasikan dan mengedukasikan kepada masyarakat di Bumi Mandolokang Kolo-kolo agar tetap taat dalam menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air bersih yang mengalir, dan menjaga jarak. “Bahkan juga kami tetap mengimbau kepada para pelaku perjalanan agar menghindari kerumunan,” jelasnya.

Kata Wengen, ketika tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 melihat ada masyarakat yang baru tiba di Pelabuhan Ulu Siau atau pun, yang akan berangkat ke Manado dan tidak menggunakan masker maka pihaknya akan langsung menegur.

Bahkan bukan hanya itu, petugas atau tim Satgas langsung memberikan sanksi sosial kepada masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan.

“Memang hal ini sangat sederhana seperti tidak memakai masker, namun akibat dari masyarakat tersebut yang tidak menerapkan protokol kesehatan dapat membahayakan semua masyarakat,” kuncinya. (cw-04/ewa)

Artikel Terbaru