23C
Manado
Minggu, 7 Maret 2021

Eks Pejabat Pemkab Talaud Ditangkap

MANADOPOST.ID– Kasus korupsi pengadaan lampu hias di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Talaud tahun anggaran 2014 yang merugikan negara hingga Rp 1. 127. 753.482 memasuki babak baru.

Sebelumnya putusan pengadilan negeri manado menvonis terdakwa Rico Lalogirot selaku Direktur CV Mega Cipta dihukum 4 tahun penjara dengan denda 100 Juta rupiah. Sedangkan untuk Yos Hendriko Stirman selaku freelance CV Mega Cipta dijatuhi hukuman penjara 6 tahun dan denda 1 juta.

Dan saat ini, Rabu (17/2) kemarin, untuk terdakwa kasus korupsi lampu hias bertambah 5 orang. Kasi Pidsus Kejari Kepulauan Talaud Muhammad Amin didampingi Kasi Riksa Yossi Korompis dan Kasi Intel Zulkarnaen menerangkan, untuk saat ini kasus lampu hias tahun anggaran 2014 di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Talaud bertambah menjadi 5 orang.

“Untuk 4 tersangka yang sudah di tahan, ada Indra Ailit Gumolong selaku PPHP (Panitia penerima hasih pekerjaan-red), Alex Basaen selaku pengguna anggaran, yang juga mantan kadis Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Talaud dan mantan asisten 1 Seprianus Mailuas selaku PPK, dan Beyamin Takaliwang anggota PPHP. Namun untuk satu tersangka belum di tahan atau tahap 2 karena berhubung masih sakit,” terangnya.

Amin melanjutkan, jadi sebelum di tahan, di Kejaksaan para tersangka ini di lakukan pengecekan darah dan swab apakah positif Covid-19 dengan menggunakan protab Covid-19. Dirinya melanjutkan, jadi penetapan 5 tersangka ini, berdasarkan hasil pemeriksaan berkas dan penyidik.

Dan diperoleh bukti yang cukup, bahwa para terdakwa diduga keras melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan, makanya langsung di tahan karena dikawatirkan akan melarikan diri dan merusak, menghilangkan barang bukti atau mengulangi tindak pidana oleh karena itu dianggap perlu untuk mengeluarkan surat perintah penahan.

Untuk ancaman sendiri, sebagaimana diancam dan diatur dalam pasal 2 ayat 1. Pasal 3 Jo pasal 8 ayat 1 huruf b, undang-undang 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambahkan dengan undang-undang 20/2001 tentang perubahan atas undang-undang 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 5 ayat 1 ke-1 KUHP.

“Mereka di ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun. Namun untuk ke 4 tersangka ini sudah kita tahan di lapas Lirung. Untuk persidangan sendiri kami akan limpahkan ke pengadilan dan di usahakan secepat mungkin untuk di sidangkan,” pungkas Kasi Pidsus yang akrab dengan awak media. (cw-02/ewa)

Artikel Terbaru