alexametrics
29.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

ASTAGA!! Serang Petugas Medis, PDP Coba Melarikan Diri

MANADOPOST.ID—Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Mamahan, berusaha melarikan diri dari ruang isolasi rumah sakit rujukan bergerak di Gemeh. Pasien berjenis kelamin perempuan, 35 tahun itu, mengamuk di RSUD Talaud Rabu malam (17/6).

Direktur RSUD Talaud dr Susanti Essing MKes menerangkan, memang saat kejadian dirinya tidak berada di kantor. “Akan tetapi berdasarkan informasi yang dilaporkan perawat yang berjaga di ruang isolasi, memang ada pasien yang mencoba melarikan diri dan menyerang tenaga medis,” jelasnya, saat ditemui Manado Post di RSUD Talaud, Kamis (18/6).

Memang pada waktu siang hari, sebelum dia mencoba melarikan diri, dia menyatakan kepada para medis bahwa sebentar lagi dia akan keluar ruangan isolasi. Dan lebih baik dia mati di luar dari pada mati di dalam ruangan isolasi.

Essing menambahkan, beruntung setelah ditenangkan, dia menjadi tenang. “Namun ketika pada malam hari ia tiba-tiba mengamuk dan sempat menarik-narik baju perawat hingga sobek dan menerobos pintu samping ruang isolasi untuk keluar dan langsung berlari di halaman RSUD,” bebernya.

Essing menambahkan, teman-teman sejawat dokter bersama security RSUD dan medis yang sedang bertugas pada malam itu, berusaha menangkap pasien yang sedang melarikan diri. “Akan tetapi pada akhirnya bisa ditangkap dan ditenangkan karena sudah diberikan obat penenang. Yang saat ini sudah berada di ruang isolasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma Irawan membenarkan peristiwa tersebut. “Saat ini pasien sudah dalam ruang isolasi dan ditangani tenaga medis. Namun intinya pihak kepolisian dan semua pihak sangat berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan Covid-19 di Talaud,” singkatnya. (cw-02/jen)

MANADOPOST.ID—Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Mamahan, berusaha melarikan diri dari ruang isolasi rumah sakit rujukan bergerak di Gemeh. Pasien berjenis kelamin perempuan, 35 tahun itu, mengamuk di RSUD Talaud Rabu malam (17/6).

Direktur RSUD Talaud dr Susanti Essing MKes menerangkan, memang saat kejadian dirinya tidak berada di kantor. “Akan tetapi berdasarkan informasi yang dilaporkan perawat yang berjaga di ruang isolasi, memang ada pasien yang mencoba melarikan diri dan menyerang tenaga medis,” jelasnya, saat ditemui Manado Post di RSUD Talaud, Kamis (18/6).

Memang pada waktu siang hari, sebelum dia mencoba melarikan diri, dia menyatakan kepada para medis bahwa sebentar lagi dia akan keluar ruangan isolasi. Dan lebih baik dia mati di luar dari pada mati di dalam ruangan isolasi.

Essing menambahkan, beruntung setelah ditenangkan, dia menjadi tenang. “Namun ketika pada malam hari ia tiba-tiba mengamuk dan sempat menarik-narik baju perawat hingga sobek dan menerobos pintu samping ruang isolasi untuk keluar dan langsung berlari di halaman RSUD,” bebernya.

Essing menambahkan, teman-teman sejawat dokter bersama security RSUD dan medis yang sedang bertugas pada malam itu, berusaha menangkap pasien yang sedang melarikan diri. “Akan tetapi pada akhirnya bisa ditangkap dan ditenangkan karena sudah diberikan obat penenang. Yang saat ini sudah berada di ruang isolasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma Irawan membenarkan peristiwa tersebut. “Saat ini pasien sudah dalam ruang isolasi dan ditangani tenaga medis. Namun intinya pihak kepolisian dan semua pihak sangat berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan Covid-19 di Talaud,” singkatnya. (cw-02/jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/