29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Proyek Pembangunan Kantor Bupati Talaud Mangkrak

MANADOPOST.ID– Pembangunan kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud yang baru, yang menelan anggaran miliaran rupiah, sekarang mangkrak.

Terpantau, saat ini gedung tersebut bagaikan rumah hantu. Saat penelusuran gedung tersebut, terlihat dinding-dinding di tembok penuh cakaran dan gambaran tangan jahil anak-anak sekolah, bahkan terdapat banyak rumput-rumput yang tumbuh di dalam ruangan karena tak terurus lagi, hingga kaca-kaca yang dipasang depan pintu masuk tepatnya di depan kantor bupati yang baru sudah pecah-pecah dan penuh debu.

Kepala Bagian Pembangunan Kabupaten Kepulauan Talaud Yohanis Lay mengatakan, pembangunan kantor bupati ini setau dirinya pada waktu masa peralihan Bupati Ganggali ke Bupati Sri Wahyuni Manalip (SWM) pada waktu itu, dan yang meletakan batu pertama bupati sebelumnya Ibu SWM, itu sekitar tahun 2015 namun untuk pembangunan perencanaanya itu sekitar tahun 2013 sampai 2014. “Untuk perencanaan pembangunan, itu pada masa Bupati pak Ganggali, sememtara untuk running pembangunan gedung itu ke ibu Bupati SWM,” terangnya.

Lay melanjutkan, untuk pembangunan ini ada dua tahap, namun untuk tahap pertama dirinya tak mengetahui berapa besaran anggaran dan siapa kontraktornya, PPTKnya siapa serta peyedia jasanya. Begitu juga pembangunan tahap ke dua. Dirinya menambahkan, untuk anggaran pembangunan sendiri memang tidak tahu menahu karena berkas dokumennya tidak masuk ke bidang pembangunan.

“Kemarin sudah ada rapat-rapat internal, untuk melanjutkan pembanguan. Pembangunan kantor bupati yang baru ini perlu di re-desain kembali atau pembenahan, karena apa yang sudah di rencanakan sebelumnya tidak sesuai dengan apa yang di laksanakan. Yang seharusnya di situ tidak ada dinding tetapi ada dinding,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kepulauan Talaud Jhon Majampoh mengatakan, memang untuk tahap pertama pembangunannya kantor bupati menjadi kewenangan PUTR pada waktu itu, akan tetapi di tahap berikutnya diahlikan pembangunannya ke setda.

“Untuk anggaran sendiri memang saya tidak mengetahui berapa besaran anggaran tersebut, karena baru menjabat. Jadi bisa langsung saja di tanyakan ke bagian Setda di Bagian Umum, karena untuk anggaran pembuatan kantor bupati itu berada di sana. Karena mereka yang membangun jadi anggaranya di sana, sedangkan untuk PUTR hanya masalah teknisnya saja,” terangnya.

Di lain tempat Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Kepulauan Talaud Alex Suruh mengatakan, untuk anggaranya bisa langsung ditanyakan saja ke Dinas PUTR. “Untuk anggaran sendiri saya tidak tahu dan pembangunanya tahun berapa, karena itu ada beberapa kali pembangunan sehingga anggaranya beda-beda. Namun untuk mengetahui berapa besaran anggaran kita harus lihat data dulu,” singkatnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud Agustiawan Umar melalui Kasi Intel Zulkarnaen Mustaka menekankan, terkait pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud yang jelas kalau ada temuan atau laporan yang di teruskan ke Kejaksaan akan langsung di tindak lanjuti.

“Kami tim peyidik dari kejaksaan memang sudah diwajibkan, setiap ada temuan atau laporan itu akan langsung kami tindak lanjuti dan cros cek apa benar ada peristiwa hukum di sana. Jadi kami dari kejaksaan akan melakukan pengecekan terhadap proyek pembangunan kantor bupati ini, jika ada temuan atau laporan yang terjadi di sana,” tutupnya. (cw-02/ewa)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru