31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Dispar Talaud: Sektor Pariwisata Rugi 1 M

MANADOPOST.ID–Sektor pariwisata Talaud paling merasakan dampak penanggulangan virus corona. Bahkan, para pemilik usaha sektor sekunder itu merugi hingga miliaran rupiah.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Talaud Stevenheiner Edwin Maarisit mengatakan, dengan merebaknya virus corona sejumlah tempat penyokong sektor wisata Talaud, seperti penginapan, hotel, dan tempat usaha rumah makan ditutup.

“Selain ditutup karena mengikuti imbauan pemerintah, karena memang juga sudah tidak ada lagi pengunjung yang datang berdasarkan pengakuan dari para pelaku usaha yang kita data,” kata kadis.

Untungnya, kata dia Bupati Elly Lasut gerak cepat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak dengan distribusi beras cadangan pangan dari pemerintah.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Maarisit menambahkan, saat ini dinas pariwisata belum memberikan bantuan. Akan tetapi, Dinas Pariwisata melalui Bupati sudah melaporkan kepada Kementerian Pariwisata, dan meminta agar bisa mengucurkan bantuan di Talaud.

“Untuk bentuk laporan sendiri yang dilaporkan di Kementerian, laporanya seperti kerugian para pengusaha lokal, hotel, penginapan dan restoran. Sedangkan untuk kerugian sendiri ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih di bidang pariwisata pasca Covid-19 ini merebak,” tandasnya. (cw-02/jen)

MANADOPOST.ID–Sektor pariwisata Talaud paling merasakan dampak penanggulangan virus corona. Bahkan, para pemilik usaha sektor sekunder itu merugi hingga miliaran rupiah.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Talaud Stevenheiner Edwin Maarisit mengatakan, dengan merebaknya virus corona sejumlah tempat penyokong sektor wisata Talaud, seperti penginapan, hotel, dan tempat usaha rumah makan ditutup.

“Selain ditutup karena mengikuti imbauan pemerintah, karena memang juga sudah tidak ada lagi pengunjung yang datang berdasarkan pengakuan dari para pelaku usaha yang kita data,” kata kadis.

Untungnya, kata dia Bupati Elly Lasut gerak cepat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak dengan distribusi beras cadangan pangan dari pemerintah.

Maarisit menambahkan, saat ini dinas pariwisata belum memberikan bantuan. Akan tetapi, Dinas Pariwisata melalui Bupati sudah melaporkan kepada Kementerian Pariwisata, dan meminta agar bisa mengucurkan bantuan di Talaud.

“Untuk bentuk laporan sendiri yang dilaporkan di Kementerian, laporanya seperti kerugian para pengusaha lokal, hotel, penginapan dan restoran. Sedangkan untuk kerugian sendiri ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih di bidang pariwisata pasca Covid-19 ini merebak,” tandasnya. (cw-02/jen)

Most Read

Artikel Terbaru

/