25.4 C
Manado
Sabtu, 31 Juli 2021

Striker Ceko Berpeluang Besar Raih Golden Boot EURO

MANADOPOST.ID–Rep Ceko beruntung ’’hanya’’ bersua Denmark pada perempat final Euro 2020 (3/7). Setidaknya, di atas kertas, kans striker Patrik Schick menambah pundi-pundi golnya lebih terbuka.

Ya, striker 25 tahun itu kini jadi pemain dengan kesempatan terbesar memenangi Golden Boot yang timnya masih eksis.

Schick saat ini sudah mencetak empat gol. Sama dengan striker Prancis Karim Benzema dan defisit satu gol dari megabintang Portugal Cristiano Ronaldo. Hanya, dua pemain itu sudah tidak bisa mencetak gol tambahan karena Prancis dan Portugal sudah tersingkir.

’’Kami tahu dia (Schick, Red) genius dan memiliki insting mencetak gol hebat,’’ papar pelatih Rep Ceko Jaroslav Silhavy seperti dilansir Sky Sports kemarin (29/6).

Salah satu bukti kepiawaian striker Bayer Leverkusen itu dalam mencetak gol ketika dia melakukannya dari jarak 49,7 meter atau nyaris tengah lapangan ketika melawan Skotlandia (14/6) pada matchday pertama.

Bahkan, jika dia bisa mencetak satu gol saja melawan Denmark, pemain 25 tahun itu bakal menyamai torehan gol Milan Baros pada Euro 2004.

Kala itu, gol-gol dari Maradona Ostrava, julukan Baros, membawa Rep Ceko menembus semifinal sebelum dikalahkan oleh tim kuda hitam lainnya, Yunani, yang bablas juara.

Hanya, mantan striker AS Roma itu tidak bisa bersantai. Sebab, ancaman dari pemain yang hanya berselisih satu gol darinya juga tidak kalah banyak. Saat ini, ada tiga pemain yang sudah mengemas tiga gol. Mereka ada striker Belgia Romelu Lukaku, gelandang Swedia Emil Forsberg, dan striker Swiss Haris Seferovic.

Predikat Golden Boot nanti juga bisa menjungkirkan prediksi. Hingga tadi malam, Oddschecker melansir bahwa Ronaldo masih yang teratas jadi pencetak gol terbanyak dengan koefisien 2,28. Sedangkan Schick, meski ada di runner-up, koefisiennya yang 5,56 tertinggal lebih dari 100 persen dari Ronaldo.

’’Anda tidak bisa menyerahkan semua beban hanya kepada satu pemain. Justru Schick membuat kami harus terus agresif dan salah satunya melepaskan tembakan jarak jauh dan berinisiatif lebih banyak menyerang wilayah lawan,’’ ucap kapten Vladimir Darida kepada ESPN. (jawapos)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru