alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Lolos 64 Besar Seri Nasional, Persmin Wajib Benahi Tim

MANADOPOST.ID— Pengusaha muda Rico Tampenawas sukses membawa Persmin Minahasa menjuarai Liga 3 Asprov PSSI Sulawesi Utara (Sulut). Manguni Makasiow, julukan Persmin, memenangi laga final lawan Tahuna FC di Stadion Klabat Manado, 29 Desember 2021, dengan kemenangan 1-0.

Rico yang kini jadi pemilik Persmin semula tak berpikir akan punya klub sepakbola. ‘’Sebetulnya saya cuma ikut-ikutan. Itu karena melihat teman-teman di Jakarta mulai mengakuisisi klub sepakbola. Saya jujur, semula sekadar iseng,’’ tuturnya.

Akan tetapi, begitu mulai akrab dengan rumput Stadion, ia berunbah pikiran. Tak sekadar asal lewat tapi harus serius. Apalagi ia tahu Persmin pernah berjaya di Liga Indonesia Divisi Utama. Juga punya supporter fanatik, Manguni Fans Clun dan Persminmania.

Persmin juga tercatat pernah menjadi Juara III Liga Indonesia pada musim 2006, ketika mengalahkan Persekabpas Pasuruan dalam perebutan tempat ketiga. Sebelumnya, di semifinal, Persmin yang kala itu ditukangi pelatih Joko Malis kalah dari Persik Kediri yang kemudian jadi juara.

Selain meraij juara III di masa Bupati Stefanus Vreeke Runtu, Persmin juga menyabet tim Fair Play.

Sejumlah fakor itulah yang mendorong Rico menyeriusi Persmin. Sebab, dengan system kompetisi saat ini, bisnis sepakbola sangat menjanjikan.

Dengan sungguh-sungguh ia menyiapkan tim bersama pelatih Ruddy Manumpil, legenda Persma dan Persmin, dibantu pelatih kiper Jendry Pitoy, yang adalah mantan kiper tim nasional dan sejumlah klub tenar tanah air.

Setelah juara kualifikasi zona Sulut, ia membidik sasaran lolos Liga 2.

Usai menjuarai Liga 3 Asprov Sulut, Persmin Minahasa akan langsung berbenah untuk menatap Liga 3 Seri Nasional untuk bersaing memperebutkan tiket lolos ke Liga 2 Indonesia.

Kini Persmin lolos ke seri nasional. Yakni masuk 64 besar. Untuk itu ia akan malakukan perekrutan sejumlah pemain, baik yang asal Sulut dan sedang main di luar daerah, maupun pemain professional lainnya. Itu guna menambal kekurangan tim dalam rangka menghadapi seri nasional yang akan dimulai pada 14-25 Januari di Jakarta.

Pertarungan sengit akan tersaji sebab Persmin dituntut lolos ke 32 besar dulu yang sesuai jadwal akan dihelat pada 27-31 Januari.

Di sini tantangan semakin berat sebab 32 besar langsung menggunakan sistem gugur untuk masuk ke babak 8 besar. 8 besar yang langsung dirangkai semifinal dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2022. Dan finalnya adalah pada 9 Februari.

Persmin tidak perlu ngotot untuk menjadi juara Liga 3. Yang paling pokok adalah bagaimana lolos dari 64 besar menuju 32 besar. Nah, di sini fase krusialnya sebab, dari 32 besar langsung lolos 8 besar, dan otomatis promosi Liga 2. Jatah promosi dari Liga 3 ke Liga 2 memang hanya 8 tim. Sebab, pada musim 2021 lalu, Liga 2 mendegradasi 8 klub ke Liga 3.

Setidaknya tiga tahap yang harus dilalui Persmin guna merebut satu tempat promosi. ‘’Ini sesuai bagan dari PT Liga Indonesia Bersatu (LIB). Kita berharap Persmin bisa melalui tahapan itu, setidaknya aman hingga lolos dari persaingan di 32 besar,’’ cetus Jefry Talumepa, perangkat pertandingan Liga 3 yang juga salah satu kandidat Sekum Asprov PSSI Sulut.

Pelatih Ruddy Manumpil mengaku sedang menyiapkan pasukannya untuk ke seri nasional. ‘’Setelah juara Liga 3 Sulut tak ada rehat. Kami langsung bersiap untuk seri nasional. Beberapa kekurangan akan secepatnya ditambal,’’ tuturnya.

Ketua Asprov PSSI Sulut yang baru terpilih Joune Ganda bersama wakil ketua Hengky Kawalo berjanji akan turut mengawal Persmin ke seri nasional. Ayo Persmin, kembalikan kejayaan sepakbola Tanah Toar Lumimuut dan Sulut!(mpd)

MANADOPOST.ID— Pengusaha muda Rico Tampenawas sukses membawa Persmin Minahasa menjuarai Liga 3 Asprov PSSI Sulawesi Utara (Sulut). Manguni Makasiow, julukan Persmin, memenangi laga final lawan Tahuna FC di Stadion Klabat Manado, 29 Desember 2021, dengan kemenangan 1-0.

Rico yang kini jadi pemilik Persmin semula tak berpikir akan punya klub sepakbola. ‘’Sebetulnya saya cuma ikut-ikutan. Itu karena melihat teman-teman di Jakarta mulai mengakuisisi klub sepakbola. Saya jujur, semula sekadar iseng,’’ tuturnya.

Akan tetapi, begitu mulai akrab dengan rumput Stadion, ia berunbah pikiran. Tak sekadar asal lewat tapi harus serius. Apalagi ia tahu Persmin pernah berjaya di Liga Indonesia Divisi Utama. Juga punya supporter fanatik, Manguni Fans Clun dan Persminmania.

Persmin juga tercatat pernah menjadi Juara III Liga Indonesia pada musim 2006, ketika mengalahkan Persekabpas Pasuruan dalam perebutan tempat ketiga. Sebelumnya, di semifinal, Persmin yang kala itu ditukangi pelatih Joko Malis kalah dari Persik Kediri yang kemudian jadi juara.

Selain meraij juara III di masa Bupati Stefanus Vreeke Runtu, Persmin juga menyabet tim Fair Play.

Sejumlah fakor itulah yang mendorong Rico menyeriusi Persmin. Sebab, dengan system kompetisi saat ini, bisnis sepakbola sangat menjanjikan.

Dengan sungguh-sungguh ia menyiapkan tim bersama pelatih Ruddy Manumpil, legenda Persma dan Persmin, dibantu pelatih kiper Jendry Pitoy, yang adalah mantan kiper tim nasional dan sejumlah klub tenar tanah air.

Setelah juara kualifikasi zona Sulut, ia membidik sasaran lolos Liga 2.

Usai menjuarai Liga 3 Asprov Sulut, Persmin Minahasa akan langsung berbenah untuk menatap Liga 3 Seri Nasional untuk bersaing memperebutkan tiket lolos ke Liga 2 Indonesia.

Kini Persmin lolos ke seri nasional. Yakni masuk 64 besar. Untuk itu ia akan malakukan perekrutan sejumlah pemain, baik yang asal Sulut dan sedang main di luar daerah, maupun pemain professional lainnya. Itu guna menambal kekurangan tim dalam rangka menghadapi seri nasional yang akan dimulai pada 14-25 Januari di Jakarta.

Pertarungan sengit akan tersaji sebab Persmin dituntut lolos ke 32 besar dulu yang sesuai jadwal akan dihelat pada 27-31 Januari.

Di sini tantangan semakin berat sebab 32 besar langsung menggunakan sistem gugur untuk masuk ke babak 8 besar. 8 besar yang langsung dirangkai semifinal dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2022. Dan finalnya adalah pada 9 Februari.

Persmin tidak perlu ngotot untuk menjadi juara Liga 3. Yang paling pokok adalah bagaimana lolos dari 64 besar menuju 32 besar. Nah, di sini fase krusialnya sebab, dari 32 besar langsung lolos 8 besar, dan otomatis promosi Liga 2. Jatah promosi dari Liga 3 ke Liga 2 memang hanya 8 tim. Sebab, pada musim 2021 lalu, Liga 2 mendegradasi 8 klub ke Liga 3.

Setidaknya tiga tahap yang harus dilalui Persmin guna merebut satu tempat promosi. ‘’Ini sesuai bagan dari PT Liga Indonesia Bersatu (LIB). Kita berharap Persmin bisa melalui tahapan itu, setidaknya aman hingga lolos dari persaingan di 32 besar,’’ cetus Jefry Talumepa, perangkat pertandingan Liga 3 yang juga salah satu kandidat Sekum Asprov PSSI Sulut.

Pelatih Ruddy Manumpil mengaku sedang menyiapkan pasukannya untuk ke seri nasional. ‘’Setelah juara Liga 3 Sulut tak ada rehat. Kami langsung bersiap untuk seri nasional. Beberapa kekurangan akan secepatnya ditambal,’’ tuturnya.

Ketua Asprov PSSI Sulut yang baru terpilih Joune Ganda bersama wakil ketua Hengky Kawalo berjanji akan turut mengawal Persmin ke seri nasional. Ayo Persmin, kembalikan kejayaan sepakbola Tanah Toar Lumimuut dan Sulut!(mpd)

Most Read

Artikel Terbaru

/