alexametrics
24.4 C
Manado
Selasa, 24 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Manchester City Cukur Manchester United 4-1, Ini Reaksi Pep Guardiola

MANADOPOST.ID–Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan penampilan timnya saat menang 4-1 melawan Manchester United, menunjukkan mereka tetap lapar kemanangan. Mereka mencatat kesuksesan dan musim mereka dipenuhi trofi selama dilatih pelatih asal Spanyol itu.

”Saya berkali-kali mengatakan bahwa bentuk kesuksesan terbesar seorang manajer adalah setelah memenangi tiga Liga Inggris dalam empat tahun terakhir. Kami masih berlari seperti kami berlari dan kami masih di sana untuk menang lagi,” kata Pep Guardiola setelah dua gol masing-masing dari Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez.

”Anda bisa bingung dan berpikir mungkin Anda bukan diri Anda. Namun kami bisa melakukannya lagi dan lagi dan berada di atas sana. Setelah anak-anak ini berada di sana selama bertahun-tahun,” tambah dia seperti dikutip Reuters yang dilansir dari Antara, Minggu (7/3).

Guardiola mengatakan, pertempuran terakhir memperebutkan gelar dengan Liverpool, yang kini enam poin di belakang pemimpin City dan memiliki satu pertandingan lebih, adalah pertarungan lain dalam duel yang tak terlupakan.

”Kami menghadapi lawan terberat yang pernah saya hadapi dalam karir saya sebagai manajer. Bertarung melawan mereka (Liverpool) dan bersama mereka memperebutkan trofi dan gelar. Itu pencapaian terbesar yang pernah saya lakukan dalam karir saya,” kata dia.

City benar-benar mendominasi 45 menit kedua pertandingan Minggu (6/3) malam tadi itu setelah unggul 2-1 saat jeda. Dengan operan dan pergerakan mereka yang sangat dominan melawan tim asuhan Ralf Ragnick.

”Babak kedua jauh lebih baik. Kami tidak bisa melupakan United dalam delapan pertandingan terakhir tanpa kalah. Babak kedua adalah salah satu level tertinggi yang pernah kami mainkan selama bertahun-tahun,” tutur Pep Guardiola.

”Saya sangat menuntut tetapi saya tahu batas saya dan saya tahu batas pemain dan babak kedua, dalam semua hal, penampilan adalah segalanya,” imbuh dia.

Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez sama-sama mencetak dua gol saat Manchester City menjauhkan diri dari kejaran Liverpool dengan lengket menduduki puncak klasemen Liga Inggris menjadi enam poin. Itu berkat kemenangan 4-1 dalam derbi Manchester melawan Manchester United di Stadion Etihad, Minggu (6/3) waktu setempat.

De Bruyne membawa City unggul pada menit kelima dengan meneruskan umpan rendah dari Bernardo Silva. United mamou menyamakan kedudukan melalui tembakan melengkung yang luar biasa dari Jadon Sancho.

De Bruyne memulihkan keunggulan City dengan gol yang tercipta setelah Phil Foden masuk kotak penalti Setan Merah dan tembakannya ditepis David De Gea. Kemelut di depan gawang diselesaikan dengan baik kapten timnas Belgia itu.

City mendominasi setelah turun minum dan membuat kedudukan menjadi 3-1. De Bruyne melepaskan tendangan sudut jauh ke tepi kotak yang dengan cantik ditujukan kepada Mahrez. Dia menyambutnya dengan tendangan first time yang sempat membentur kaki Harry Maguire.

Mahrez melengkapi kemenangan besar City dengan gol yang awalnya dianggap  offside tetapi VAR menilai Alex Telles telah membuat pemain Aljazair itu onside. Dia memanfaatkan umpan Ilkay Gundogan guna melepaskan tembakan yang sempat menimpa bahu De Gea namun bola bergulir masuk gawang United.

City mengoleksi 69 poin dari 28 pertandingan, sedangkan Liverpool mengumpulkan 63 poin dari 27 pertandingan. United turun ke peringkat kelima dan satu poin di belakang Arsenal yang menyimpan tiga pertandingan lebih banyak.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan penampilan timnya saat menang 4-1 melawan Manchester United, menunjukkan mereka tetap lapar kemanangan. Mereka mencatat kesuksesan dan musim mereka dipenuhi trofi selama dilatih pelatih asal Spanyol itu.

”Saya berkali-kali mengatakan bahwa bentuk kesuksesan terbesar seorang manajer adalah setelah memenangi tiga Liga Inggris dalam empat tahun terakhir. Kami masih berlari seperti kami berlari dan kami masih di sana untuk menang lagi,” kata Pep Guardiola setelah dua gol masing-masing dari Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez.

”Anda bisa bingung dan berpikir mungkin Anda bukan diri Anda. Namun kami bisa melakukannya lagi dan lagi dan berada di atas sana. Setelah anak-anak ini berada di sana selama bertahun-tahun,” tambah dia seperti dikutip Reuters yang dilansir dari Antara, Minggu (7/3).

Guardiola mengatakan, pertempuran terakhir memperebutkan gelar dengan Liverpool, yang kini enam poin di belakang pemimpin City dan memiliki satu pertandingan lebih, adalah pertarungan lain dalam duel yang tak terlupakan.

”Kami menghadapi lawan terberat yang pernah saya hadapi dalam karir saya sebagai manajer. Bertarung melawan mereka (Liverpool) dan bersama mereka memperebutkan trofi dan gelar. Itu pencapaian terbesar yang pernah saya lakukan dalam karir saya,” kata dia.

City benar-benar mendominasi 45 menit kedua pertandingan Minggu (6/3) malam tadi itu setelah unggul 2-1 saat jeda. Dengan operan dan pergerakan mereka yang sangat dominan melawan tim asuhan Ralf Ragnick.

”Babak kedua jauh lebih baik. Kami tidak bisa melupakan United dalam delapan pertandingan terakhir tanpa kalah. Babak kedua adalah salah satu level tertinggi yang pernah kami mainkan selama bertahun-tahun,” tutur Pep Guardiola.

”Saya sangat menuntut tetapi saya tahu batas saya dan saya tahu batas pemain dan babak kedua, dalam semua hal, penampilan adalah segalanya,” imbuh dia.

Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez sama-sama mencetak dua gol saat Manchester City menjauhkan diri dari kejaran Liverpool dengan lengket menduduki puncak klasemen Liga Inggris menjadi enam poin. Itu berkat kemenangan 4-1 dalam derbi Manchester melawan Manchester United di Stadion Etihad, Minggu (6/3) waktu setempat.

De Bruyne membawa City unggul pada menit kelima dengan meneruskan umpan rendah dari Bernardo Silva. United mamou menyamakan kedudukan melalui tembakan melengkung yang luar biasa dari Jadon Sancho.

De Bruyne memulihkan keunggulan City dengan gol yang tercipta setelah Phil Foden masuk kotak penalti Setan Merah dan tembakannya ditepis David De Gea. Kemelut di depan gawang diselesaikan dengan baik kapten timnas Belgia itu.

City mendominasi setelah turun minum dan membuat kedudukan menjadi 3-1. De Bruyne melepaskan tendangan sudut jauh ke tepi kotak yang dengan cantik ditujukan kepada Mahrez. Dia menyambutnya dengan tendangan first time yang sempat membentur kaki Harry Maguire.

Mahrez melengkapi kemenangan besar City dengan gol yang awalnya dianggap  offside tetapi VAR menilai Alex Telles telah membuat pemain Aljazair itu onside. Dia memanfaatkan umpan Ilkay Gundogan guna melepaskan tembakan yang sempat menimpa bahu De Gea namun bola bergulir masuk gawang United.

City mengoleksi 69 poin dari 28 pertandingan, sedangkan Liverpool mengumpulkan 63 poin dari 27 pertandingan. United turun ke peringkat kelima dan satu poin di belakang Arsenal yang menyimpan tiga pertandingan lebih banyak.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/