alexametrics
25.4 C
Manado
Selasa, 21 September 2021
spot_img

Apa Kabar Firman Utina? Ternyata Sementara Kerjakan Proyek Prestisius

MANADOPOST.ID— Pensiun sebagai pemain pada 2018, Firman Utina kemudian fokus mengembangkan akademi sepak bolanya sendiri yang dinamai Firman Utina 15 Football Academy (FU15FA). Belum puas, kini pria yang pernah menyandang ban kapten timnas itu sebentar lagi me-launching proyek yang lebih prestisius.

Firman Utina merasa beruntung pernah jadi salah seorang pemain yang dilatih oleh sosok Fandi Ahmad dan Kadir Yahaya. Tepatnya pada musim 2008–2010 ketika berkostum Pelita Jaya. Selain ilmu taktikal di lapangan, dia mendapatkan banyak pelajaran mengenai membangun akademi sepak bola.

Hal itulah yang kemudian jadi bekalnya ketika mendirikan Firman Utina 15 Football Academy pada 2016 lalu di Tangerang. Bagi pesepak bola muda, bukan hanya skill di lapangan yang dibutuhkan untuk jadi pesepak bola andal. Tapi juga otak cerdas dari pendidikan di luar lapangan.

’’Akademi itu juga berasal dari pengalaman saya selama berkarier di lapangan. Bahwa, banyak pemain skill-nya hebat tapi tidak sukses. Ternyata ada kunci sukses lainnya,’’ jelasnya.

Dengan nama besar yang dia sandang, dalam waktu singkat FU15FA berkembang pesat. Sebelum pandemi, ada lebih dari 250 siswa. FU15FA memiliki 12 pelatih berlisensi C dan B AFC. Dan, sebagai Dirtek, Firman Utina sudah mengantongi lisensi A AFC.   

Sederet prestasi berhasil diraih siswa-siswa FU15FA. Antara lain juara Indonesia Junior League U-12 2017, juara Liga TopSkor, jawara turnamen FOSSBI di Palembang, hingga menjadi yang terbaik di ajang Batavia Youth League Chapter North Jakarta 2019. Beberapa siswa juga dikontrak oleh beberapa tim Elite Pro Academy (EPA).

Nah, prestasi itu kemudian membakar semangat Firman Utina dan para orang tua siswa untuk membuat sesuatu yang lebih besar. Apa itu? ’’Sekarang kami sedang membangun Firman Utina 15 Gemilang FC,” ungkap pria yang saat bermain lekat dengan nomor punggung 15 itu.

Ini adalah konsep akademi sepak bola yang digabungkan dengan pendidikan formal terpadu. ’’Jadi, dengan konsep baru ini, kami ingin mencetak pemain-pemain sepak bola yang tak hanya jago mengolah bola, tapi mereka juga berprestasi dalam dunia pendidikan. Karena menilai pendidikan sangatlah penting. Termasuk bagi pemain sepak bola,” beber pemain terbaik Piala AFF 2010 itu.

Dalam membangun Firman Utina 15 Gemilang FC, Firman yang bekerja sama dengan beberapa orang tua siswa FU15FA menyewa lahan milik Pemkab Tangerang. ’’Di fase awal kami menyewa selama lima tahun. Selanjutnya, ada opsi perpanjangan per lima tahun,” jelas pria yang pernah merasakan gelar liga bersama Sriwijaya FC (2011–2012), Persib Bandung (2014), dan Bhayangkara FC (2017) itu. ’’Insya Allah Januari 2022 kami akan launching Firman Utina 15 Gemilang FC,” lanjutnya.

Firman mengungkapkan, Firman Utina 15 Gemilang FC nantinya juga memberikan beasiswa kepada siswa yang berprestasi dan bagi mereka yang memang layak mendapatkan. ’’Ini ikhtiar kami untuk berperan aktif dalam memajukan sepak bola Indonesia,” beber Dirtek Akademi Borneo FC tersebut. (jawapos)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru