alexametrics
25.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Final EURO 2020: Italia vs Inggris, Conte Optimis Gli Azzurri Permalukan Three Lions

MANADOPOST.ID— Antonio Conte optimistis Gli Azzurri bisa mempermalukan Inggris di Wembley Stadium, London.

Alasannya, pemain Italia unggul pengalaman. Mantan pelatih Italia pada Euro 2016 itu merujuk kepada duet bek tengah veteran Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Dua pemain itu sudah berkolaborasi dalam 325 laga di semua ajang. Baik di level klub maupun internasional.

Conte juga mengatakan bahwa kiprah Italia di sejak fase knockout lebih teruji daripada skuad Three Lions. Italia mengalahkan dua tim yang masuk bursa juara. Yakni, Belgia pada perempat final (3/7) dan Spanyol di semifinal empat hari berselang. Dua laga itu juga dijalani Italia di luar kandang. Masing-masing di Muenchen, Jerman, dan London, Inggris.

Secara implisit, rentetan fakta itu membuat pelatih yang membawa Inter Milan scudetto musim lalu tersebut yakin bahwa Italia bisa menuntaskan perlawanan Inggris dalam waktu normal. Dia juga menyoroti taktik direct football Italia bisa membunuh Inggris.

Ya, pada Euro kali ini, tim asuhan Roberto Mancini itu memang tidak terlalu dominan di penguasaan bola. Dari enam laga, Italia rata-rata hanya membukukan 52,1 persen. Mereka juga kalah telak dari Spanyol dengan perbandingan 35 persen dan 65 persen penguasaan bola. Tetapi, Spanyol terbukti hanya mencetak satu gol dan harus keok. Untuk hal itu, Inggris memang sedikit unggul dari Italia dengan rata-rata 53,1 persen per laga.

”Inggris memiliki dua gelandang powerful pada Declan Rice dan Kalvin Phillips yang bisa menyeimbangkan permainan. Hanya, mereka sangat jarang melepaskan bola panjang yang bisa jadi handicap. Tetapi, kelemahan terbesar mereka adalah lini belakang yang kerap gugup jika mengalami pressing ketat sejak di pertahanan sendiri,” ujar Conte.(jawapos)

MANADOPOST.ID— Antonio Conte optimistis Gli Azzurri bisa mempermalukan Inggris di Wembley Stadium, London.

Alasannya, pemain Italia unggul pengalaman. Mantan pelatih Italia pada Euro 2016 itu merujuk kepada duet bek tengah veteran Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Dua pemain itu sudah berkolaborasi dalam 325 laga di semua ajang. Baik di level klub maupun internasional.

Conte juga mengatakan bahwa kiprah Italia di sejak fase knockout lebih teruji daripada skuad Three Lions. Italia mengalahkan dua tim yang masuk bursa juara. Yakni, Belgia pada perempat final (3/7) dan Spanyol di semifinal empat hari berselang. Dua laga itu juga dijalani Italia di luar kandang. Masing-masing di Muenchen, Jerman, dan London, Inggris.

Secara implisit, rentetan fakta itu membuat pelatih yang membawa Inter Milan scudetto musim lalu tersebut yakin bahwa Italia bisa menuntaskan perlawanan Inggris dalam waktu normal. Dia juga menyoroti taktik direct football Italia bisa membunuh Inggris.

Ya, pada Euro kali ini, tim asuhan Roberto Mancini itu memang tidak terlalu dominan di penguasaan bola. Dari enam laga, Italia rata-rata hanya membukukan 52,1 persen. Mereka juga kalah telak dari Spanyol dengan perbandingan 35 persen dan 65 persen penguasaan bola. Tetapi, Spanyol terbukti hanya mencetak satu gol dan harus keok. Untuk hal itu, Inggris memang sedikit unggul dari Italia dengan rata-rata 53,1 persen per laga.

”Inggris memiliki dua gelandang powerful pada Declan Rice dan Kalvin Phillips yang bisa menyeimbangkan permainan. Hanya, mereka sangat jarang melepaskan bola panjang yang bisa jadi handicap. Tetapi, kelemahan terbesar mereka adalah lini belakang yang kerap gugup jika mengalami pressing ketat sejak di pertahanan sendiri,” ujar Conte.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/