22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Berprestasi dan Pintar! Ini 7 Atlet Perempuan Olimpiade yang Ternyata Juga Seorang Ilmuwan

MANADOPOST.ID – Ternyata ada sejumlah atlet perempuan yang sekaligus ilmuwan. Beberapa dari mereka terlihat selama Olimpiade Tokyo 2020.

Dilansir dari detikcom, ini tujuh atlet perempuan yang merangkap akademisi atau ilmuan.

1. Anna Kiesenhofer (Austria)

Pebalap sepeda Austria, Anna Kiesenhofer (tengah) kini berstatus ilmuwan sekaligus juara Olimpiade. (Getty Images)

Pebalap sepeda berusia 30 tahun itu tidak masuk dalam daftar unggulan juara untuk cabang olahraga balap sepeda jalanan perempuan di Tokyo.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Namun walau berlatih tanpa pelatih khusus maupun tanpa dukungan tim profesional, dia malah membuat salah satu kejutan di Olimpiade dengan menang medali emas.

Sepeda yang dikayuh perempuan Austria itu lebih dulu menyentuh garis finish ketimbang rival terdekatnya, yaitu juara dunia Annemiek van Vleuten.

Bahkan atlet Belanda itu sempat yakin finish lebih dulu sehingga merayakan kemenangan hanya untuk beberapa saat.

Kiesenhofer, yang kini juara Olimpiade, ternyata lebih dikenal sebagai ahli matematika yang meraih gelar sarjana dari Technical University of Vienna di ibu kota Austria, Wina, dan Universitas Cambridge, Inggris.

Selain jadi atlet, dia juga bekerja sebagai peneliti dan dosen di Technical University of Lausanne di Swiss.

MANADOPOST.ID – Ternyata ada sejumlah atlet perempuan yang sekaligus ilmuwan. Beberapa dari mereka terlihat selama Olimpiade Tokyo 2020.

Dilansir dari detikcom, ini tujuh atlet perempuan yang merangkap akademisi atau ilmuan.

1. Anna Kiesenhofer (Austria)

Pebalap sepeda Austria, Anna Kiesenhofer (tengah) kini berstatus ilmuwan sekaligus juara Olimpiade. (Getty Images)

Pebalap sepeda berusia 30 tahun itu tidak masuk dalam daftar unggulan juara untuk cabang olahraga balap sepeda jalanan perempuan di Tokyo.

Namun walau berlatih tanpa pelatih khusus maupun tanpa dukungan tim profesional, dia malah membuat salah satu kejutan di Olimpiade dengan menang medali emas.

Sepeda yang dikayuh perempuan Austria itu lebih dulu menyentuh garis finish ketimbang rival terdekatnya, yaitu juara dunia Annemiek van Vleuten.

Bahkan atlet Belanda itu sempat yakin finish lebih dulu sehingga merayakan kemenangan hanya untuk beberapa saat.

Kiesenhofer, yang kini juara Olimpiade, ternyata lebih dikenal sebagai ahli matematika yang meraih gelar sarjana dari Technical University of Vienna di ibu kota Austria, Wina, dan Universitas Cambridge, Inggris.

Selain jadi atlet, dia juga bekerja sebagai peneliti dan dosen di Technical University of Lausanne di Swiss.

Most Read

Artikel Terbaru

/