25.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Barcelona Gagal Pertahankan Gelar La Liga, Ini Reaksi Lionel Messi

MANADOPOST.ID–Barcelona mendominasi La Liga musim 2017–2018, 2018–2019. Dini hari tadi WIB, Real menghentikan ambisi Barcelona menjuara La Liga tiga kali beruntun. Real juara setelah kemenangan 2-1 atas Villarreal dan membuat mereka tak terkejar lagi di klasemen sementara.

Nah, ketika momen krusial di akhir musim. Saat Real menang atas Villarreal, Barcelona justru kalah oleh Osasuna 1-2 dini hari tadi WIB. Padahal, Osasuna bermain dengan sepuluh orang setelah Enric Gallego terkena kartu merah pada menit ke-77.

Ya, dalam laga itu, Barcelona tertinggal lebih dulu oleh Jose Arnaiz pada menit ke-15, tapi mampu disamakan Lionel Messi pada menit ke-62. Dan, Roberto Torres Morales membuat Barcelona takluk setelah mencetak gol pada injury time, tepatnya menit ke-90+4.

Situasi yang membuat Messi kesal. ”Pertandingan ini menggambarkan situasi kami sepanjang musim. Performa kami (Barcelona, Red) tidak menentu dan tim ini lemah,” keluh Messi dalam wawancara setelah pertandingan sebagaimana dikutip jawapos.com dari AP.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

”Real Madrid melakukan tugasnya untuk memenangkan pertandingan, itu luar biasa. Tapi, kami juga memberikan bantuan kepada mereka untuk memenangi gelar. Kami harus lebih kritis terkait dengan cara bermain, dimulai dari para pemain, lalu orang-orang di klub,” lanjut Messi.

Diketahui, kali terakhir Real Madrid juara La Liga 2016-2017 ketika Cristiano Ronaldo belum pindah ke Juventus. Pada musim berikutnya, Zinedine Zidane mundur dari jabatan sebagai pelatih setelah tiga kali membawa Real Madrid juara Liga Champions.(jawapos)

MANADOPOST.ID–Barcelona mendominasi La Liga musim 2017–2018, 2018–2019. Dini hari tadi WIB, Real menghentikan ambisi Barcelona menjuara La Liga tiga kali beruntun. Real juara setelah kemenangan 2-1 atas Villarreal dan membuat mereka tak terkejar lagi di klasemen sementara.

Nah, ketika momen krusial di akhir musim. Saat Real menang atas Villarreal, Barcelona justru kalah oleh Osasuna 1-2 dini hari tadi WIB. Padahal, Osasuna bermain dengan sepuluh orang setelah Enric Gallego terkena kartu merah pada menit ke-77.

Ya, dalam laga itu, Barcelona tertinggal lebih dulu oleh Jose Arnaiz pada menit ke-15, tapi mampu disamakan Lionel Messi pada menit ke-62. Dan, Roberto Torres Morales membuat Barcelona takluk setelah mencetak gol pada injury time, tepatnya menit ke-90+4.

Situasi yang membuat Messi kesal. ”Pertandingan ini menggambarkan situasi kami sepanjang musim. Performa kami (Barcelona, Red) tidak menentu dan tim ini lemah,” keluh Messi dalam wawancara setelah pertandingan sebagaimana dikutip jawapos.com dari AP.

”Real Madrid melakukan tugasnya untuk memenangkan pertandingan, itu luar biasa. Tapi, kami juga memberikan bantuan kepada mereka untuk memenangi gelar. Kami harus lebih kritis terkait dengan cara bermain, dimulai dari para pemain, lalu orang-orang di klub,” lanjut Messi.

Diketahui, kali terakhir Real Madrid juara La Liga 2016-2017 ketika Cristiano Ronaldo belum pindah ke Juventus. Pada musim berikutnya, Zinedine Zidane mundur dari jabatan sebagai pelatih setelah tiga kali membawa Real Madrid juara Liga Champions.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/