alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Gagal Lolos Semifinal, Greysia Polii: Thailand Dapet Banget Mainnya, Puttita jadi Kunci

MANADOPOST.ID–Ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal lolos ke semifinal Indonesia Masters 2021.

Greysia/Apriyani dikandaskan ganda Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai. Dalam laga di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Jumat (19/11) malam, Puttita/Sapsiree menang dalam rubber game dengan skor 18-21, 21-13, 21-19 dalam tempo 83 menit.

Game pertama kita memang bisa mendominasi. Tetapi pas game kedua dan ketiga, sebenarnya kami coba mengganti strategi serangan, tetapi malah tertekan. Thailand lebih percaya diri dan tidak lengah, terutama Puttita. Penempatan shuttlecocknya selalu akurat,” ujar Greysia dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Greysia mengatakan, dia dan Apriyani sudah berupaya memperbaiki kelemahan dan menggunakan pola permainan yang direncanakan. Namun, hasilnya tidak maksimal. “Desire-nya mau main sesuai yang diinginkan, tetapi malah balik lagi dan menguntungkan lawan,” kata Greysia.

Apriyani menambahkan bahwa pemain Thailand bermain tenang dan bisa menguasai pertandingan dari awal. “Thailand dapet banget mainnya. Kita tidak bisa keluar dari tekanan. Bola kita banyak menguntungkan Puttita yang tinggi,” komentar Apriyani.

“Puttita jadi kunci kemenangan Thailand kali ini. Biasanya selalu error dalam pengembalian bola. Kalau Sapsiree memang fisiknya kuat, tahan main reli,” imbuh Greysia.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal lolos ke semifinal Indonesia Masters 2021.

Greysia/Apriyani dikandaskan ganda Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai. Dalam laga di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Jumat (19/11) malam, Puttita/Sapsiree menang dalam rubber game dengan skor 18-21, 21-13, 21-19 dalam tempo 83 menit.

Game pertama kita memang bisa mendominasi. Tetapi pas game kedua dan ketiga, sebenarnya kami coba mengganti strategi serangan, tetapi malah tertekan. Thailand lebih percaya diri dan tidak lengah, terutama Puttita. Penempatan shuttlecocknya selalu akurat,” ujar Greysia dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Greysia mengatakan, dia dan Apriyani sudah berupaya memperbaiki kelemahan dan menggunakan pola permainan yang direncanakan. Namun, hasilnya tidak maksimal. “Desire-nya mau main sesuai yang diinginkan, tetapi malah balik lagi dan menguntungkan lawan,” kata Greysia.

Apriyani menambahkan bahwa pemain Thailand bermain tenang dan bisa menguasai pertandingan dari awal. “Thailand dapet banget mainnya. Kita tidak bisa keluar dari tekanan. Bola kita banyak menguntungkan Puttita yang tinggi,” komentar Apriyani.

“Puttita jadi kunci kemenangan Thailand kali ini. Biasanya selalu error dalam pengembalian bola. Kalau Sapsiree memang fisiknya kuat, tahan main reli,” imbuh Greysia.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/