22.4 C
Manado
Monday, 3 October 2022

Terima Tawaran Klub Seri B, Cannavaro Rela Gajinya Turun Berlipat-lipat di Italia

MANADOPOST.ID–Sejak meninggalkan Juventus pada musim panas 2010, Fabio Cannavaro berkelana ke luar Italia.

Gantung sepatu bersama Al-Ahli setahun berselang dan berlanjut sebagai asisten pelatih klub asal Dubai tersebut sejak 2013.

Canna –sapaan akrab Fabio Cannavaro– kemudian berkiprah di Tiongkok, termasuk pernah menangani timnas dari Negeri Tirai Bambu.

Setelah delapan tahun menekuni karier sebagai pelatih dan berkutat di Asia, kemarin (21/9) Canna resmi merasakan melatih di Eropa. Tepatnya di negeri sendiri.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ya, pelatih 49 tahun itu menerima tawaran klub Serie B Benevento Calcio. Canna menggantikan Fabio Caserta yang hanya membawa Gli Stregoni –sebutan Benevento Calcio– mendarat di posisi ke-12 klasemen Serie B dalam enam giornata awal.

Baca Juga:  Ditinggal Ronaldo, Juventus Dikalahkan Tim Promosi

Masih ada waktu bagi Canna membentuk tim untuk kembali ke Serie A musim depan. Kali terakhir Gli Stregoni bermain di Serie A dua musim lalu.

”Cannavaro akan bersama kami hingga akhir musim 2023–2024,” bunyi pernyataan resmi Benevento Calcio.

”Aku harus menemukan klub yang tepat. Tidak boleh lagi ada kesalahan,” sahut Cannavaro sebagaimana yang dilansir Football Italia.

Keputusan Canna melatih Gli Stregoni diiringi pengorbanan besar terkait dengan gaji. Kapten timnas Italia kala memenangi Piala Dunia 2006 itu hanya menerima gaji EUR 1 juta (Rp 14,8 miliar) per musim.

Nominal tersebut berselisih sangat jauh dari yang diterima Canna ketika melatih Guangzhou FC, yakni mencapai EUR 14 juta (Rp 208,1 miliar) per musim.

Baca Juga:  Kontrak Messi Belum Jelas di Barcelona, Juni Berakhir

Gara-gara gaji selangit itu pula, Guangzhou FC mengakhiri kontrak Canna tahun lalu lantaran kondisi keuangan klub sekaligus perekonomian Tiongkok yang sedang sulit.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Sejak meninggalkan Juventus pada musim panas 2010, Fabio Cannavaro berkelana ke luar Italia.

Gantung sepatu bersama Al-Ahli setahun berselang dan berlanjut sebagai asisten pelatih klub asal Dubai tersebut sejak 2013.

Canna –sapaan akrab Fabio Cannavaro– kemudian berkiprah di Tiongkok, termasuk pernah menangani timnas dari Negeri Tirai Bambu.

Setelah delapan tahun menekuni karier sebagai pelatih dan berkutat di Asia, kemarin (21/9) Canna resmi merasakan melatih di Eropa. Tepatnya di negeri sendiri.

Ya, pelatih 49 tahun itu menerima tawaran klub Serie B Benevento Calcio. Canna menggantikan Fabio Caserta yang hanya membawa Gli Stregoni –sebutan Benevento Calcio– mendarat di posisi ke-12 klasemen Serie B dalam enam giornata awal.

Baca Juga:  Pertama Dalam Sejarah, Juventus Kalah di Dua Laga Awal Liga Champions

Masih ada waktu bagi Canna membentuk tim untuk kembali ke Serie A musim depan. Kali terakhir Gli Stregoni bermain di Serie A dua musim lalu.

”Cannavaro akan bersama kami hingga akhir musim 2023–2024,” bunyi pernyataan resmi Benevento Calcio.

”Aku harus menemukan klub yang tepat. Tidak boleh lagi ada kesalahan,” sahut Cannavaro sebagaimana yang dilansir Football Italia.

Keputusan Canna melatih Gli Stregoni diiringi pengorbanan besar terkait dengan gaji. Kapten timnas Italia kala memenangi Piala Dunia 2006 itu hanya menerima gaji EUR 1 juta (Rp 14,8 miliar) per musim.

Nominal tersebut berselisih sangat jauh dari yang diterima Canna ketika melatih Guangzhou FC, yakni mencapai EUR 14 juta (Rp 208,1 miliar) per musim.

Baca Juga:  Pelatih Berdarah Belanda Ini Disebut Tinggal Selangkah Lagi Tukangi Manchester United

Gara-gara gaji selangit itu pula, Guangzhou FC mengakhiri kontrak Canna tahun lalu lantaran kondisi keuangan klub sekaligus perekonomian Tiongkok yang sedang sulit.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/