alexametrics
29.4 C
Manado
Kamis, 21 Oktober 2021
spot_img

Wales vs Denmark: Anti Klimaks Atau Meledak di Mulut Naga

MANADOPOST.ID – Babak 16 besar Euro 2020 akan diawali dengan duel dua tim kuda hitam, Wales vs Denmark. Pertandingan ini akan dihelat di Johan Cruijff Arena (Amsterdam), Sabtu (26/6/2021) malam WIB. Wales lolos ke 16 besar setelah finis kedua di Grup A, sementara Denmark mengamankan posisi runner up Grup B berkat ledakan Tim Dinamit di laga pamungkas, menang 4-1 atas Rusia.

Tampil di fase knock out, Wales tentu berharap bisa mengulang sukses mereka pada edisi sebelumnya, ketika mampu menembus semifinal sebelum disingkirkan Portugal yang akhirnya jadi juara pada 2016. The Dragon atau Si Naga (Julukan Wales), berangkat ke Amsterdam dengan catatan hanya dua kali dalam 16 pertandingan internasional sebelumnya.

Faktanya, ini adalah pertemuan pertama antara kedua negara di turnamen besar dan babak extra time mungkin tidak diperlukan mengingat tidak ada satu pun dari sepuluh bentrok sebelumnya yang berakhir imbang.

Tujuh di antaranya berakhir dengan selisih satu gol. Denmark asuhan Kasper Hjulmand lolos ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya sejak 2004 berkat kemenangan 4-1 yang mengesankan atas Rusia pada matchday terakhir Grup B.

Juara Piala Eropa 1992 berhasil menutupi kehilangan pemain andalan Christian Eriksen untuk menjadi satu-satunya tim dalam sejarah Piala Eropa yang lolos dari babak penyisihan grup meski kalah dalam dua pertandingan pertamanya.

Sekadar diketahui – tidak termasuk kemenangan ’92 mereka – Denmark hanya memenangkan satu pertandingan fase knock out dalam sejarah Piala Eropa. Denmark juga tampaknya dalam bahaya jika pertandingan ini dilanjutkan dengan adu penalti. Terutama karena tanpa Eriksen.

Sebagai pengambil penalti utama di negaranya, ketidakhadiran gelandang Inter Milan itu terasa ketika pemain Tottenham Pierre-Emile Højbjerg gagal mengeksekusi tendangan penalti di pertandingan grup pertama lawan Finlandia.

Fakta lain yang penting Anda ketahui, Denmark membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai jumlah gol ketika menjuarai Euro 1992 (6 gol), di mana mereka juga gagal memenangkan kedua pertandingan pembuka. Dengan dua assist di babak penyisihan grup, pencetak gol terbanyak Wales Gareth Bale (3 gol) di Euro 2016 masih berjuang mencetak gol pertamanya di Euro 2020 ini.

Sementara itu, Yussuf Poulsen (Denmark) mencetak gol dalam pertandingan terakhir berturut-turut dan membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor tiga gol dari satu pemain Denmark di Piala Eropa. Denmark sedikit lebih diunggulkan pada laga ini. Pesta gol di laga pamungkas (vs Rusia) tampaknya cukup berpengaruh bagi Tim Dinamit. (pojok)

 

Prakiraan Pemain

Wales (4-5-1)

Ward; Davies, Rodon, Mepham, Roberts; Bale, Morrell, Allen, Ramsey, James; Moore. Pelatih: Robert Page

 

Denmark (3-4-2-1)

Schmeichel; Vestergaard, Kjaer, Christensen; Maehle, Højbjerg, Delaney, Wass; Damsgaard, Braithwaite; Poulsen. Pelatih: Kasper Hjulmand

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru