26.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

FIGC Bakal ‘Depak’ Juventus dari Serie A, Ini Penyebabnya

MANADOPOST.ID – Sikap tegas dilontarkan Ketua Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina, tentang keterwakilan klub-klub Serie A di ajang Liga Super Eropa (ESL). FIGC bakal mendepak klub yang mengikuti turnamen ilegal dari Serie A dan Coppa Italia.

“Mengenai aturan anti Liga Super, siapapun yang mempertimbangkan bergabung ke sebuah kompetisi yang tidak di bawah otoritas UEFA, FIFA, dan FIGC, akan kehilangan keanggotaannya,” tegas Gravina saat konferensi pers.

Seperti diketahui, ada tiga klub Serie A yang menjadi pendiri ESL. Yakni Juventus, AC Milan dan Inter Milan.  Dua tim sekota Milan, sudah memastikan mundur. Direktur Olahraga AC Milan Paolo Maldini meminta maaf kepada fans seputar keterlibatannya dalam keramaian ini.

Untuk itu Maldini mewakili manajemen Milan meminta maaf kepada para loyalis Rossonerri. “Saya meminta maaf tidak hanya kepada fans Milan melainkan seluruh fan ssepakbola yang merasa dikhianati atas tindakan yang dilakukan Milan,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

AC Milan sendiri juga memutuskan untuk mundur dari ESL. Dalam keterangan resminya, Milan menulis bahwa mereka mundur akibat desakan dari para fans. Hal yang sama juga dilakukan Inter Milan dengan merilis statemen yang mengumumkan keluarnya mereka dari ESL.

Sementara, Juve tetap berkomitmen terhadap ESL meski akui wacana tersebut tidak bisa dilanjutkan. Bahkan, pekan lalu melalui sang pelatih Andrea Pirlo mengatakan bahwa ancaman sanksi itu tak membuat timnya takut. “Kami tidak takut akan hal ini, kami tenang dan fokus pada pekerjaan kami,” kata Pirlo, seperti dikutip dari Marca, Sabtu (24/4/2021). (glc/jpnn/isw)

MANADOPOST.ID – Sikap tegas dilontarkan Ketua Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina, tentang keterwakilan klub-klub Serie A di ajang Liga Super Eropa (ESL). FIGC bakal mendepak klub yang mengikuti turnamen ilegal dari Serie A dan Coppa Italia.

“Mengenai aturan anti Liga Super, siapapun yang mempertimbangkan bergabung ke sebuah kompetisi yang tidak di bawah otoritas UEFA, FIFA, dan FIGC, akan kehilangan keanggotaannya,” tegas Gravina saat konferensi pers.

Seperti diketahui, ada tiga klub Serie A yang menjadi pendiri ESL. Yakni Juventus, AC Milan dan Inter Milan.  Dua tim sekota Milan, sudah memastikan mundur. Direktur Olahraga AC Milan Paolo Maldini meminta maaf kepada fans seputar keterlibatannya dalam keramaian ini.

Untuk itu Maldini mewakili manajemen Milan meminta maaf kepada para loyalis Rossonerri. “Saya meminta maaf tidak hanya kepada fans Milan melainkan seluruh fan ssepakbola yang merasa dikhianati atas tindakan yang dilakukan Milan,” ujarnya.

AC Milan sendiri juga memutuskan untuk mundur dari ESL. Dalam keterangan resminya, Milan menulis bahwa mereka mundur akibat desakan dari para fans. Hal yang sama juga dilakukan Inter Milan dengan merilis statemen yang mengumumkan keluarnya mereka dari ESL.

Sementara, Juve tetap berkomitmen terhadap ESL meski akui wacana tersebut tidak bisa dilanjutkan. Bahkan, pekan lalu melalui sang pelatih Andrea Pirlo mengatakan bahwa ancaman sanksi itu tak membuat timnya takut. “Kami tidak takut akan hal ini, kami tenang dan fokus pada pekerjaan kami,” kata Pirlo, seperti dikutip dari Marca, Sabtu (24/4/2021). (glc/jpnn/isw)

Most Read

Artikel Terbaru

/