25 C
Manado
Sabtu, 15 Mei 2021
spot_img

Tujuh Dojo Sepakat Pilih Suharto Kiu, Inilah Target Kempo Manado di Porprov Bolmong  

MANADOPOST.ID – Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Manado, akhirnya memiliki ketua baru, melalui Musyawarah Persaudaraan Perkemi Kota Manado yang berlangsung di salah satu café di kawasan Mega Mas Manado, Kamis (29/4).

Secara aklamasi tujuh dojo memilih Suharto Ishak Kiu, sebagai ketua umum Perkemi kota Manado periode 2021-2024. Usai terpilih, anggota DPRD Kota Manado itu mengatakan akan ada gebrakan yang baru dalam kepengurusan yang dinakhodainya tersebut. Dirinya berjanji akan membawa pencapaian positif di tubuh Perkemi, baik dari segi prestasi maupun organisasi.

“Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah membawa menyukseskan perhelatan Porkot Manado dan kempo menjadi jawara di Porprov Bolmong,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Foto bersama pengurus Dojo, Panitia Musyawarah, dan Pengurus KONI Manado. Foto: Humas KONI Manado.

Kiu juga mengatakan dirinya ingin memaksimalkan potensi atlet muda dengan menjaring atlet-atlet kempo Kota Manado berbakat sebanyak-banyaknya. Dirinya juga akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para Kenshi untuk lebih berkembang.

“Masih banyak sebenarnya atlet muda kempo yang bisa dimaksimalkan potensinya. Maka dari itu, kami harus memberi wadah untuk mereka terus berkembang. Ini menjadi tantangan ke depannya,” pungkasnya.

Musyarawah Persaudaraan dihadiri perwakilan 7 dojo yang ada di Manado. Turut hadir dalam musyawarah tersebut Ketua KONI Manado, Hengky Noch Kawalo. Kawalo Berharap ketua umum Perkemi yang baru bisa membawa organisasi ini kearah lebih baik, serta dapat bisa aktif melakukan turnamen.

“Rajinlah bikin turnamen, karena lewat sebuah turnamen dapat melahirkan bibit baru,” ungkap Kawalo yang didampingi Sekretaris Umum Denny Pua. Sementara itu, Ketua Pelaksana Musyawarah, Deidy Katili mengatakan, kesuksesan Musyawarah ini bisa menjadi contoh bagi Pengurus Kempo di kabupaten/kota lain.

“Puji Tuhan, Musyawarah yang sudah tertunda satu tahun lebih bisa terlaksana. Kini, Suharto bisa dipanggil Simpai. Begitu tradisi dalam organisasi olahraga kempo pada tingkatan Kabupaten/Kota,” tutup Caretaker dari Pengprov Perkemi Sulut. (Iswan Buka)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru