MANADOPOST.ID—Babak semifinal Japan Open 2023 sedang berlangsung di Yoyogi Gymnasium Tokyo, Jepang. Sektor tunggal putra di turnamen BWF World Tour Super 750 ini, mempertemukan Jonathan Christie dan Lakhsya Sen dari India.
Pebulutangkis Tanah Air yang akrab disapa Jojo ini, sukses mengulang kemenangan di Indonesia Open lalu melalui tiga set penuh perjuangan selama 68 menit dengan skor 21-15, 13-21, dan 21-16.
Skor pertama diraih Sen. Pemegang ranking 13 BWF ini terus memperlebar jarak poin dengan pengembalian yang terlalu melebar dari Jojo, skor 4-7, unggul Sen. Permainan net yang gagal dari pemain India menghentikan laju angka Sen, skor 5-7. Jojo coba mengejar.
Dua smash keras menyilang Sen keluar dari lapangan Jojo samakan kedudukan 7-7. Sayangnya, dua kali pengembalian yang keluar lapangan milik Sen membawa Sen memipin di interval, skor 9-11.
Usai interval, Jojo unggul 15-12 dari Sen. Satu per satu angka diraih Jojo yang membuat dia unggul 17-13. Keunggulan ini terus berlangsung hingga akhirnya Jojo menutup set pertama dengan kemenangan 21-15.
Awal set kedua, lagi-lagi Sen yang lebih dulu unggul dari Jojo di angka 3-1. Di set ini, Jojo terus meladeni permainan agresif dari Sen. Sayangnya usai menyamai kedudukan 3-3, smash keras Jojo malah tidak melewati net. Sen kembali unggul 4-3 dari Jojo.
Angka untuk Sen terus bertambah, memperlebar jarak, skor 10-4, Sen unggul. Beberapa poin Sen ini didapat dari pengembalian yang tidak sempurna dari Jojo. Interval ditutup dengan angka yang terlampau jauh, 11-4 untuk Sen.
Usai turun minum, Jojo raih tiga angka berturut memperkecil jarak, 11-7.
Angka untuk tunggal putra India yang pernah berada di ranking 6 BWF itu terus bertambah, skor 14-8. Meski sempat memperkecil jarak poin, Jojo harus menyerahkan set kedua ini pada Sen dengan menyerah di skor 13-21.
Set ketiga Jojo tancap gas. Skor 3-1, Jojo unggul. Sayangnya pengembalian melebar dari Jojo membuat Sen menyamakan kedudukan 3-3. Kejar-mengejar angka terjadi. Bahkan beberapa kali kedua pemain berada di angka yang sama, 3-3, 4-3, 4-4, 5-4, 5-5, 5-6, 6-6, 7-6. Jojo memperlebar jarak, skor menjadi 9-6. Hingga turun minum, Jojo memimpin 11-7.
Usai interval, Jojo ‘diserang’. Sen memetik angka demi angka memperkecil jarak, skor 14-11, Jojo masih unggul. Tak ingin disalib, Jojo memperketat pertahanan dan terus unggul 17-12. Smash keras yang tak bisa dikembalikan Sen, menambah angka untuk Jojo, skor 19-15.
Jojo terus tampil meyakinkan dan berhasil akhir pertandingan ini dengan kemenangan 21-16.
Di final nanti Jojo bakal menghadapi pemenang antara Victor Axelsen yang melawan tunggal putra tuan rumah Kodai Naraoka.(gel)
Editor : Angel Rumeen