Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

1.729 Peserta Adu Bakat di Audisi Umum PB Djarum 2025, Dua Legenda Masuk Hall of Fame

Kenjiro Tanos • Selasa, 9 September 2025 | 18:17 WIB

 

Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum memberikan penghargaan kepada Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito yang resmi masuk dalam Hall of Fame PB Djarum
Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum memberikan penghargaan kepada Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito yang resmi masuk dalam Hall of Fame PB Djarum

MANADOPOST.ID – Sebanyak 1.729 atlet muda dari berbagai daerah mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2025 yang berlangsung 8 sampai 12 September di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Ajang tahunan ini tak hanya menjadi panggung pencarian bibit baru, melainkan juga upaya menjaga estafet kejayaan bulutangkis Indonesia.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa audisi kali ini bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, 9 September.

“Atlet muda adalah denyut nadi masa depan bulutangkis. Melalui Audisi Umum, kami membuka jalan bagi anak-anak berbakat untuk ditempa menjadi pahlawan bulutangkis Indonesia,” ujarnya.

Seleksi tahun ini kembali menggunakan sistem kelompok usia dan tahap screening, yang menurut Ketua Tim Pencari Bakat, Sigit Budiarto, efektif menilai bakat murni peserta.

“Kami mencari ‘berlian mentah’ di usia U-11 hingga KU-12. Screening sejak awal juga menguji daya juang dan mentalitas mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Fung Permadi, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra, menyoroti pentingnya fisik dan kecerdasan bermain.

“Kami tak hanya melihat siapa yang menang, tetapi bagaimana mereka bermain. Footwork, teknik, hingga ketenangan di bawah tekanan sangat menentukan,” katanya.

Untuk sektor putri, Yuni Kartika menekankan pentingnya postur tubuh ideal agar mampu bersaing di level internasional.

"Kecuali bakatnya luar biasa, tinggi badan tetap menjadi prioritas. Tapi kami juga menilai mentalitas dan kecerdikan membaca pertandingan,” ungkapnya.

Selain seleksi, Audisi Umum 2025 juga menghadirkan momen bersejarah dengan penghargaan Hall of Fame bagi dua pebulutangkis nasional, Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito.

Ahsan, yang resmi pensiun Januari lalu, menyebut penghargaan itu sebagai kehormatan besar. “PB Djarum bukan hanya tempat berlatih, tetapi rumah yang membentuk saya menjadi pribadi seperti sekarang,” ucapnya.

Rustavito pun tak kalah terharu. “Masuk Hall of Fame adalah mimpi yang jadi kenyataan. Untuk peserta audisi, manfaatkan kesempatan ini, tunjukkan semua kemampuan tanpa ragu,” pesannya.

Kehadiran keduanya disambut meriah para peserta, terutama saat sesi meet and greet usai prosesi penghargaan. Para atlet muda berebut tanda tangan dan kesempatan berfoto bersama idola mereka.

Audisi akan berlanjut dengan tahap karantina selama empat minggu mulai 13 September, di mana hanya mereka yang lolos eliminasi berlapis yang berhak menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan PB Djarum. (tkg)

 

Editor : Kenjiro Tanos
#shesar hiren #Mohammad Ahsan #GOR Djarum #Audisi Umum PB Djarum 2025