Ia menyoroti performa Vinicius Junior dan Rodrygo yang dinilai kurang klinis di depan gawang musim ini.
Menurut Alonso, Madrid tidak bisa terus bergantung hanya pada Mbappe untuk urusan mencetak gol.
Mbappe menjadi pahlawan kemenangan Madrid saat mengalahkan Talavera dengan skor 3-2 di babak 32 besar Copa del Rey.
Dalam laga tersebut, Mbappe mencetak dua gol yang memastikan Madrid lolos ke babak berikutnya.
Gol pertama Mbappe dicetak melalui titik penalti pada babak awal pertandingan.
Gol keduanya lahir pada menit ke-88 lewat tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper lawan.
Dengan dua gol itu, Mbappe kini telah mengoleksi 28 gol di semua kompetisi musim ini.
Sepanjang tahun 2025, Mbappe sudah mencetak 58 gol untuk Madrid.
Catatan tersebut membuatnya hanya terpaut satu gol dari rekor Cristiano Ronaldo dalam satu tahun kalender bersama Madrid.
Alonso memuji Mbappe sebagai pemain yang selalu menemukan cara untuk mencetak gol penting.
Ia juga menegaskan bahwa gol ketiga dalam laga melawan Talavera sangat krusial bagi kemenangan tim.
Vinicius Junior baru mencetak lima gol dari 23 penampilan di semua kompetisi musim ini.
Sementara itu, Rodrygo hanya mampu mencetak dua gol dari 20 pertandingan yang ia jalani.
Alonso mengakui Rodrygo tetap memiliki peran penting meski kontribusi golnya minim.
Ia menekankan bahwa Madrid sebenarnya menciptakan banyak peluang sepanjang musim.
Menurutnya, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi masalah yang harus segera diperbaiki.
Saat ini Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen LaLiga.
Selain itu, Madrid juga membutuhkan hasil positif di dua laga Liga Champions berikutnya untuk lolos otomatis ke babak 16 besar.
Alonso mengaku puas dengan kelolosan tim di Copa del Rey, namun menilai Madrid masih perlu tampil lebih konsisten dan matang sepanjang 90 menit. (samt)
Editor : ALengkong