MANADOPOST.ID—Tinju Sulawesi Utara (Sulut) kembali menorehkan sejarah di pentas olahraga Asia Tenggara. Setelah penantian panjang lebih dari dua dekade, medali emas akhirnya kembali ke pangkuan Bumi Nyiur Melambai.
Adalah Vicky Junior Tahumil, petinju muda Sulut di kelas 51 kilogram, yang tampil luar biasa dan sukses mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas SEA Games 2025 Thailand, usai menaklukkan petinju tuan rumah Thitisan Panmot dalam laga final yang berlangsung sengit dan penuh tensi.
Bertarung di hadapan ribuan pendukung lawan, Junior menunjukkan mental baja. Bermain taktis, disiplin, dan penuh percaya diri, petinju Sulut ini mampu mengimbangi tekanan tuan rumah sejak ronde pertama hingga terakhir. Keputusan juri pun akhirnya berpihak pada Indonesia dengan split decision 3–2, memastikan emas untuk cabang tinju Indonesia di SEA Games edisi kali ini.
Kemenangan ini disambut luapan kebanggaan dari tim, ofisial, hingga pecinta olahraga di Tanah Air. Junior dinilai tampil matang, tenang, dan cerdas membaca permainan, meski menghadapi atmosfer yang tidak bersahabat.
Tak hanya emas, prestasi tinju Sulut di SEA Games 2025 juga semakin lengkap setelah Israellah Saweho, petinju putri kelas 50 kilogram, sebelumnya sukses menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Bersama Maria Manguntu pada kelas 60 kilogram putri yang sama-sama meraih medali perunggu.
Ketua Perbati Sulut Andhika Baramuli, yang hadir langsung di arena pertandingan, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas capaian bersejarah tersebut.
“Ini momen yang sangat membanggakan. Medali emas ini menjadi yang pertama untuk Tinju Sulawesi Utara di SEA Games sejak tahun 2001. Terakhir kali emas diraih lewat Bonyx Saweho. Junior membuka kembali sejarah itu,” ujar Andhika didampingi Wakil Ketua Reyno Bangkang dan Sekretaris Bonyx Saweho.
Menurutnya, keberhasilan Junior bukan sekadar kemenangan personal, melainkan hasil dari proses panjang pembinaan dan kerja keras atlet, pelatih, serta seluruh tim.
“Ini adalah langkah awal yang sangat baik dalam perjalanan panjang menuju level yang lebih tinggi, termasuk Olimpiade. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar adik-adik kita terus berkembang dan membawa nama Indonesia semakin harum,” tambahnya.
Dia pun berterimakasih secara khusus kepada Manager Timnas Tinju Sultan Sapta dan Ketua Umum Perbati Ray Zulham.
Kemenangan Vicky Junior Tahumil sekaligus menjadi simbol kebangkitan tinju Sulawesi Utara di kancah internasional. Di tengah persaingan ketat dan dominasi negara-negara kuat Asia Tenggara, putra daerah Sulut membuktikan diri mampu berdiri sejajar bahkan mengungguli tuan rumah di kandangnya sendiri. (jen)
Editor : Angel Rumeen