31 C
Manado
Rabu, 28 Oktober 2020

COLETOH

Om Tito, Panca dan Agus Fatoni

Oleh: Marlon Sumaraw

SAYA yakin. Di loh hati Om Jokowi, punya niat luhur memperbaiki carut marutnya pertandingan Pilkada. Sebab kejuaraan politik lima tahun sekali itu telah menelorkan beragam problematika. Bahkan keanehan.

Ya. Aneh tapi nyata. PNS/ASN yang netral dan kerjanya profesional justru rawan di musim Pilkada ini. Bisa dianggap tak kerja dan dicap tidak loyal. Atau dicurigai mendukung kontestan lain. Ngemal pun harus hati-hati. Salah warna dandanan, jabatan bisa melayang.

Lebih parah dari itu. Moral anak bangsa rusak. Karena rakyat kecil sudah terdidik money politics. Bila money politics di era jadul (jaman dulu), hanya dinikmati segelintir elit. Di jaman now, wabahnya telah mengindonesia hingga ke sumsum rakyat jelata.

Bahkan di mana-mana orang-orang menyebut, “Torang di Pilkada tergantung figur.” Saat menyebut kata figurrr, jemari dimainkan bak menghitung uang. Edan.

Rakyat dan saya, full support Om Jokowi. Sebisa mungkin di periode kedua RI 1-nya, lakukanlah perbaikan Pilkada. Demi anak cucu. Demi negeri ini. No problem, perbaikan dilakukan dua tahap. Pada 2024 nanti, Pilkada betul-betul bersih. Semisal, ASN dan semua perangkat pemerintahan tidak dieksploitasi lagi oleh petahana menjadi tim sukses. Rakyat juga tidak disogok. Sehingga lahir pemimpin yang perfect dan excellent.

Atas dasar itu, tatkala Jend (Pol) Tito Karnavian ditunjuk sebagai Mendagri RI, imun politik rakyat naik. Lahir optimisme dan semangat baru. Tak bisa dibantah. Om Tito sosok hebat berkharisma. Terbukti, di tangannya TRUST (kepercayaan) Polri membaik. Hasil survei, trust institusi Polri masuk Top Five Indonesia sewaktu beliau Kapolri RI. Dan bertahan hingga sekarang. Luar biasa.

Guys. Saya awalnya setuju Pilkada ditunda saja 2024. Pandemi Covid-19 boleh dijadikan Golden Momen. Maksudku, supaya semua instrumen Pilkada dibetulkan dulu. Sehingga Pilkada mendatang benar-benar berlangsung fair. Bukan seperti Pilkada-Pilkada sebelumnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saja menyebut, 82% calon dibiayai sponsor. Malah Menkopolhukam Mahfud MD bilang, 92% calon disponsori cukong.

Sadis memang. Lewat uang sponsor itulah, money politics merajalela dan moral mayoritas rakyat merosot. Begitu terpilih, kepala daerah tersandera. Wajib mengembalikan uang sponsor para mafia proyek.

Tapi setelah dipikir-pikir, menyelami dan menyimak, agenda Pilkada memang harus jalan. Kita juga tidak tahu 2024. Jangan sampai Mendagri-nya sudah bukan Om Tito lagi. Nol lagi. Buyar lagi harapan baru. Sekalipun memang, tanggungjawab Pilkada lebih banyak ada di KPU dan Bawaslu. Hanya, peran Kemendagri dan Polri lumayan besar.

Jadi, Pilkada 9 Desember 2020 asyik ditunggu. Saya yakin bakalan lebih baik. Moga di Sulut, jadi Pilkada paling The Best se-ibu pertiwi. Berlangsung aman, bersih, damai dan sehat. Jangan ada cluster Pilkada!

Buat para calon. Ini bukan teror. Sekadar warning saja. Hati-hati lho bermoneypolitics. Ingat, Kapoda Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra S adalah orang KPK. Dan masih sangat KPK. Saat beliau berkunjung ke Grha Pena Manado Post, maaf, saya menangkap Irjen Panca seperti belum “move on” sudah Klabat 1 (Kapolda Sulut, red). Ketika disuguhi air mineral, beliau sempat ragu. Tapi kemudian meminumnya. Wajar bro & sis, sewaktu di KPK mereka terbiasa mematuhi larangan untuk tidak menerima jamuan. Sekalipun hanya aqua.

Nah, Irjen Panca ditunjuk sebagai Kapolda Sulut, prioritas kerjanya adalah Pilkada 2020 wajib sukses. Jangan heran, begitu menginjakkan kaki di bumi Nyiur Melambai, Om Panca langsung road show. Silaturahim ke tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimda, insan pers, dll. “Nomor satu sehat dan Pilkada sukses,” katanya. Dia pun menggagas dialog kebangsaan bertitel Pilkada Damai dan Sehat.

Begitupun Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni. Dia ditunjuk Om Tito, tentu sudah melalui kajian dan pertimbangan. Om Agus Fatoni diterbangkan ke Sulut, bukan membawa misi warna tertentu. Beliau 1000 persen netral. Untuk itu, semua kontestan dan tim sukses, berpikirlah positif. Bertandinglah dengan benar. Junjung tinggi sportivitas. Menanglah secara terhormat. Jika kalah, tunjukkan jiwa besar. Tapi saya sungguh optimis, bila Pilkada bersih, semua calon yang keok akan menerima dengan kepala tegak.

Salam sehat.(*)

-

Artikel Terbaru

Warga Minut Kepulauan Antusias Sambut VAP

Calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP) dan Dr Hendry Runtuwene STh (HR), terus mendapat dukungan.

Samsung Home Appliances Hadirkan Solusi Hidup Sehat

MANADOPOST.ID—Samsung Electronics Indonesia hari ini resmi meluncurkan rangkaian Home Appliances terbaru untuk mendukung konsumen Indonesia yang kini melakukan sebagian besar kegiatan di rumah. Samsung Refrigerator Multidoor RF60 ciptakan kemudahan penyimpanan banyak bahan makanan dengan pengaturan suhu spesifik sesuai tipe makanan untuk menjaga kesegarannya.

Operasi Zebra di Minahasa Jaring Puluhan Pelanggar

MANADOPOST.ID--Senin (26/10) kemarin adalah hari pertama digelarnya Operasi Zebra Samrat 2020. Khusus untuk wilayah Polres Minahasa, puluhan personil terlibat dalam operasi tersebut.

80-an Pasangan Bulutangkis Ramaikan GOR Betania Teling

Pecinta bulutangkis Sulawesi Utara memang dahaga. Terbukti, 80-an pasangan ikut serta dalam iven bertitel Manado Post Open 2020.

Belum 17 Tahun Bisa Memilih, Begini Penjelasan KPU

MANADOPOST.ID--Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, saat ini tengah memasuki pelaksanaan tahapan kampanye. Meski begitu, literasi dan edukasi, tentang data pemilih terus menjadi concern KPU Kota Tomohon.