22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Sudah 20 Daftar Calon KPID, Surat Sehat ‘Ditagih’ Setelah Lulus Berkas

MANADO—Timsel rekrutmen calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut terus bekerja. Menerima lamaran para pendaftar calon komisioner.

Diungkapkan Ketua Timsel Stefanus Vreeke Runtu, hingga Selasa (1/9), sekira 20 berkas telah masuk. “Kami senang dengan antusias masyarakat mendaftar sebagai calon anggota KPID,” sebut SVR, sapaan akrabnya. Dia mengajak masyarakat untuk melamar, hingga 19 September mendatang. “Pendaftaran ditutup 19 September. Setelah itu dilanjutkan dengan tes pada 21 September. Akan dilaksanakan di Mantos,” tukasnya.

Selanjutnya SVR kembali menjelaskan mengenai syarat surat keterangan sehat. Dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut periode 2014-2019 ini, dimasukkan setelah calon lulus seleksi berkas. “Jadi setelah lulus berkas, Timsel akan memfasilitas pemeriksaan kesehatan di RS milik Pemprov Sulut. Tidak dikenakan biaya,” sebutnya.

Diketahui, ada juga beberapa syarat yang dikecualikan timsel dalam persyaratan umum. Pertama mengenai rapid test. “Soal rapid test, tak perlu khawatir. Ini akan difasilitasi pemerintah. Mungkin ada yang sudah ragu daftar karena memikirkan biaya rapid test. Timsel akan mencoba berkoordinasi dengan pemerintah agar rapid test para kandidat komisioner KPID difasilitas instansi teknis,” beber SVR.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Syarat khusus selanjutnya yang menurut SVR tidak wajib adalah lancar berbahasa Inggris. “Ini bukan syarat wajib. Kalau memang tidak lancar berbahasa Inggris, Timsel akan menguji dengan Bahasa Indonesia yang benar. Jadi tak usah takut daftar,” jelasnya.

Lebih jauh SVR menjelaskan mengenai batas umur pendaftar. Mantan Bupati Minahasa dua periode ini mengatakan, yang diinginkan Timsel adalah kandidat yang telah memahami mengenai dunia penyiaran, punya wawasan di situ. “Jadi tak usah terpaku dengan syarat umur yang sudah diumumkan sebelumnya. Baik mengenai rapid test, umur, maupun terkait lancar Bahasa Inggris. Timsel akan bekerja maksimal untuk bisa menghasilkan komisioner KPID yang andal, berkualitas, dan bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tukas SVR.(gel)

MANADO—Timsel rekrutmen calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut terus bekerja. Menerima lamaran para pendaftar calon komisioner.

Diungkapkan Ketua Timsel Stefanus Vreeke Runtu, hingga Selasa (1/9), sekira 20 berkas telah masuk. “Kami senang dengan antusias masyarakat mendaftar sebagai calon anggota KPID,” sebut SVR, sapaan akrabnya. Dia mengajak masyarakat untuk melamar, hingga 19 September mendatang. “Pendaftaran ditutup 19 September. Setelah itu dilanjutkan dengan tes pada 21 September. Akan dilaksanakan di Mantos,” tukasnya.

Selanjutnya SVR kembali menjelaskan mengenai syarat surat keterangan sehat. Dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut periode 2014-2019 ini, dimasukkan setelah calon lulus seleksi berkas. “Jadi setelah lulus berkas, Timsel akan memfasilitas pemeriksaan kesehatan di RS milik Pemprov Sulut. Tidak dikenakan biaya,” sebutnya.

Diketahui, ada juga beberapa syarat yang dikecualikan timsel dalam persyaratan umum. Pertama mengenai rapid test. “Soal rapid test, tak perlu khawatir. Ini akan difasilitasi pemerintah. Mungkin ada yang sudah ragu daftar karena memikirkan biaya rapid test. Timsel akan mencoba berkoordinasi dengan pemerintah agar rapid test para kandidat komisioner KPID difasilitas instansi teknis,” beber SVR.

Syarat khusus selanjutnya yang menurut SVR tidak wajib adalah lancar berbahasa Inggris. “Ini bukan syarat wajib. Kalau memang tidak lancar berbahasa Inggris, Timsel akan menguji dengan Bahasa Indonesia yang benar. Jadi tak usah takut daftar,” jelasnya.

Lebih jauh SVR menjelaskan mengenai batas umur pendaftar. Mantan Bupati Minahasa dua periode ini mengatakan, yang diinginkan Timsel adalah kandidat yang telah memahami mengenai dunia penyiaran, punya wawasan di situ. “Jadi tak usah terpaku dengan syarat umur yang sudah diumumkan sebelumnya. Baik mengenai rapid test, umur, maupun terkait lancar Bahasa Inggris. Timsel akan bekerja maksimal untuk bisa menghasilkan komisioner KPID yang andal, berkualitas, dan bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tukas SVR.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/