31.4 C
Manado
Kamis, 30 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Maknai Hari Kesaktian Pancasila, Ini yang Disampaikan Fransiscus Silangen

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tiap 1 Oktober menjadi momentum mengenang peristiwa duka, tujuh jenderal dibunuh, yang kemudian menjadi saat-saat Pancasila diuji.

“Itulah sebabnya 1 Oktober disebut Hari Kesaktian Pancasila. Karena Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia berdiri sempat dicobai pada peristiwa yang dikenal dengan sebutan G30/S-PKI,” kata Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD.

Pancasila katanya, adalah ideologi negara yang tak bisa ditawar-tawar, yang harus dipakai sebagai prinsip hidup berbangsa dan bernegara. “Kalau tidak ada Pancasila sudah lama bubar negara ini. Karena Pancasila adalah pemersatu. Karena rakyat Indonesia datang dari latar belakang yang berbeda. Makanya, Pancasila menjadi salah satu syarat mutlak saat tes-tes, di antaranya tes pegawai negeri. Ada yang namanya tes wawasan kebangsaan,” urai politikus PDI Perjuangan ini.

Dia melanjutkan, Pancasila mewakili ciri khas bangsa Indonesia. “Pancasila dicetuskan oleh pendiri bangsa. Diskusi yang luar biasa, Pancasila lahir dari pikiran-pikiran seluruh elemen masyarakat, merekat bangsa dan negara, terisi dalam Bhineka Tunggal Ika. Selamat peringati Hari Kesaktian Pancasila,” kunci Silangen.(gel)

MANADOPOST.ID—Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tiap 1 Oktober menjadi momentum mengenang peristiwa duka, tujuh jenderal dibunuh, yang kemudian menjadi saat-saat Pancasila diuji.

“Itulah sebabnya 1 Oktober disebut Hari Kesaktian Pancasila. Karena Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia berdiri sempat dicobai pada peristiwa yang dikenal dengan sebutan G30/S-PKI,” kata Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD.

Pancasila katanya, adalah ideologi negara yang tak bisa ditawar-tawar, yang harus dipakai sebagai prinsip hidup berbangsa dan bernegara. “Kalau tidak ada Pancasila sudah lama bubar negara ini. Karena Pancasila adalah pemersatu. Karena rakyat Indonesia datang dari latar belakang yang berbeda. Makanya, Pancasila menjadi salah satu syarat mutlak saat tes-tes, di antaranya tes pegawai negeri. Ada yang namanya tes wawasan kebangsaan,” urai politikus PDI Perjuangan ini.

Dia melanjutkan, Pancasila mewakili ciri khas bangsa Indonesia. “Pancasila dicetuskan oleh pendiri bangsa. Diskusi yang luar biasa, Pancasila lahir dari pikiran-pikiran seluruh elemen masyarakat, merekat bangsa dan negara, terisi dalam Bhineka Tunggal Ika. Selamat peringati Hari Kesaktian Pancasila,” kunci Silangen.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/