26C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Wagub Instruksikan PJJ Intensif

MANADOPOST.ID—Selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sistem pembelajaran berubah. Tenaga pendidik dan peserta didik, dituntut dapat beradaptasi dengan sistem teknologi informasi.

Saat dikonfirmasi, Selasa (2/2) kemarin, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw meminta jajaran Dinas Pendidikan Sulut serta UPTD cabang dinas yang ada di kabupaten/kota untuk lebih proaktif dalam menjalankan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kandouw mengatakan kegiatan PJJ harus berlangsung secara efektif dengan pendelegasian ke UPTD. Menurutnya, UPTD menjadi andalan di daerah harus benar-benar bekerja optimal untuk membantu, mengawasi, membimbing pembelajaran jarak jauh di Sulut.

“Jadi UPTD ini harus lebih aktif dan inisiatif dalam mengawal dan membimbing baik kepala sekolah, guru maupun semua aspek pendidikan yang ada di wilayah UPTD yang bersangkutan, serta juga UPTD ini harus mengambil peran lebih. Harus intensifikasi pertemuan, koordinasi melalui rapat seperti ini, dengan guru-guru juga harus lebih dipergiat. Semua harus proaktif dalam menjalankan agar PJJ ini dapat berjalan dengan baik. Sat ini semua berubah, harus beradaptasi,” ujarnya.

Kandouw menjelaskan, UPTD Dinas Pendidikan Sulut, serta pemerintah di 15 kabupaten/kota, harus bisa melakukan pendataan dimana saja daerah blank spot atau yang tidak tersentuh jaringan internet.

“Identifikasi daerah mana yang blank spot itu sangat penting. Dan ini akan di sampaikan kepada pak gubernur agar dapat menyampaikan ke pak menteri bahwa janji pak menteri untuk Sulut 97 persen tercover. Dan bukan hanya tugas UPTD. Tapi juga 15 kabupaten/kota. Karena PJJ Daring ini bukan hanya SMA dan SMK. Tapi sampai PAUD serta TK, SD dan SMP. Jadi tugas bersama,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh mengatakan, pelaksanaan kegiatan selama pandemi Covid-19 di Daring dan Luar jaringan (Luring) tetap dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan menengah yang terdiri SMA 224 Sekolah SMK 187 sekolah dan SLB 30 sekolah.

“Guru dan siswa melakukan proses mengajar dan belajar dari rumah dengan menggunakan beberapa aplikasi gratis diantaranya rumah belajar ruang guru, zoom, whatsapp messenger, penugasan terstruktur dan kunjungan ke rumah siswa secara langsung bagi yang tidak memiliki fasilitas internet. Prosentase pelajaran daring keseluruhan ada 70 persen sedangkan luring ada 30 persen untuk seluruh siswa di Sulut yang tersebar di 15 kabupaten kota,” kuncinya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru

Penyebar Foto ETLE Bisa Digugat

CS-WL Gercep Sinkronkan Program Kerja

JG Siapkan Pergeseran Anggaran