alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Jangan Giring Penanganan Covid-19 ke Ranah Politik

MANADOPOST.ID—Politisasi pada berbagai kebijakan pemerintah, terutama terkait penanganan Covid-19, diminta Steven Kandouw tidak dilakukan. Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut yang juga Wakil Gubernur Sulut ini menekankan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 itu butuh kerja sama dan gotong royong semua pihak.

Kandouw mengingatkan penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sulut, tak boleh digiring dalam ranah politik. Jangan ada yang menurutnya, menilai ada kepentingan dan tidak saling mendukung atas kebijakan dan langkah penanganan. “Tidak ada itu yang namanya orang di A dan di B. Kita sebenarnya harus gotong royong. Semangat dalam penanganan bersama itu harus terus dijaga,” katanya.

Kandouw menilai, saat ini banyak masyarakat tidak tahu dan menganggap remeh pandemi Covid-19. Pasalnya, kondisi daerah sudah semakin ramai di tengah imbauan tetap di rumah.

“Kebijakan social distancing, physical distancing di Manado kita endors tiga kali lipat. Satpol-PP Sulut gabung dengan Satpol-PP Manado. Supaya betul semua keramaian yang melanggar social physical ditindaklanjuti. Kalau perlu diberikan punishment. Itu sesuai dengan undang-undang Covid-19,” jelasnya.

Calon Wakil Gubernur Sulut dari PDI Perjuangan ini meminta masyarakat taat dan mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19. “Jadi saya imbau kepada masyarakat jangan lalai. Stop melakukan aktivitas berkumpul dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang diterapkan Kementerian Kesehatan RI. Karena kita ini sudah tiga bulan. Banyak anggap remeh masih saja berkerumun bahkan tidak mematuhi aturan protokol Covid-19,” kuncinya.(gel)

MANADOPOST.ID—Politisasi pada berbagai kebijakan pemerintah, terutama terkait penanganan Covid-19, diminta Steven Kandouw tidak dilakukan. Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut yang juga Wakil Gubernur Sulut ini menekankan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 itu butuh kerja sama dan gotong royong semua pihak.

Kandouw mengingatkan penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sulut, tak boleh digiring dalam ranah politik. Jangan ada yang menurutnya, menilai ada kepentingan dan tidak saling mendukung atas kebijakan dan langkah penanganan. “Tidak ada itu yang namanya orang di A dan di B. Kita sebenarnya harus gotong royong. Semangat dalam penanganan bersama itu harus terus dijaga,” katanya.

Kandouw menilai, saat ini banyak masyarakat tidak tahu dan menganggap remeh pandemi Covid-19. Pasalnya, kondisi daerah sudah semakin ramai di tengah imbauan tetap di rumah.

“Kebijakan social distancing, physical distancing di Manado kita endors tiga kali lipat. Satpol-PP Sulut gabung dengan Satpol-PP Manado. Supaya betul semua keramaian yang melanggar social physical ditindaklanjuti. Kalau perlu diberikan punishment. Itu sesuai dengan undang-undang Covid-19,” jelasnya.

Calon Wakil Gubernur Sulut dari PDI Perjuangan ini meminta masyarakat taat dan mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19. “Jadi saya imbau kepada masyarakat jangan lalai. Stop melakukan aktivitas berkumpul dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang diterapkan Kementerian Kesehatan RI. Karena kita ini sudah tiga bulan. Banyak anggap remeh masih saja berkerumun bahkan tidak mematuhi aturan protokol Covid-19,” kuncinya.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/