27.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Bercerita pada FK dan AK7, Suster Alexia Mengaku Terharu Bertemu Langsung Jokowi

MANADOPOST.ID—Sesorang Suster di Papua viral. Dia menghentikan rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan Presiden Jokowi sempat turun dari mobil untuk menyapa sang Suster.

Dua legislator DPRD Provinsi Sulut Fabian Kaloh (FK) dan Arthur Kotambunan (AK7) yang kebetulan sedang berada di Papua, berkesempatan bertemu dengan Suster yang diketahui bernama Alexia Eva DSY. Mereka pun mendengar langsung cerita Suster ini.

“Jadi beberapa saat ketika viral video Suster ketemu Jokowi, saya berusaha mencari informasi tentang Suster itu siapa, dari komunitas apa, dan alamatnya. Setelah dapat alamatnya, kami mengambil waktu kosong untuk bertemu Suster,” cerita Kaloh, saat dihubungi wartawan. Mereka pun mencari Panti Asuhan yang diasuh Suster Alexia Eva DSY.

“Suster tersebut Alexia Eva DSY, merupakan anggota Kongregasi Suster Dina Santo Yoseph (DSY) yang didirikan Pastor Peter Joseph Savelberg. Suster Alexia berasal dari Ndua Ria Ende Lio, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pimpinan di Panti Asuhan Hawai yang menampung 22 anak asuhan,” tutur Ketua Kaum Bapak Katolik Kevikepan Tonsea dan Paroki Girian ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kaloh mengaku, Suster Alexia senang berjumpa dengan mereka. Apalagi ternyata Suster pernah bertugas di Lotta Pineleng dan beberapa tempat di Sulut sekira 10 tahun. “Sambil menangis terharu, Suster menceritakan peristiwa bertemu Presiden Jokowi. Suster tidak menyangka, dia dan anak-anak berdiri depan jalan untuk menjemput, melambaikan tangan, memberikan penghormatan kepada Presiden sebagai pemimpin dan orang tua. Tiba-tiba mobil Presiden berhenti. Suster mendekati mobil Presiden, sambil terharu meneteskan air mata,” kata anggota Dewan Pastoral Keuskupan Manado dan beberapa kepercayaan lain di Gereja Katolik Keuskupan Manado.

Sehari-hari mereka melakukan kegiatan belajar, mengerjakan karya seni, dan menanam sayuran organik untuk dikonsumsi penghuni panti dan dijual sebagai sumber penghasilan. “Anak-anak panti ini juga mengerjakan karya seni dengan membuat gelang, tempat kunci dan noken. Saya dan Pak Arthur meninggalkan sedikit ole-ole untuk Suster dan kemudian Suster mendoakan kami, selanjutnya kami pamit. Pertemuan kami tidak lama, hanya sekira 25 menit,” bebernya.

Satu yang menarik dari Suster Alexia, lanjut Kaloh, sesuai anjuran pemerintah, mereka selalu mendoakan suksesnya PON. “Mereka selalu berdoa agar diberikan cuaca yang baik, diberikan keamanan dan tertib, kelancaran dan kesuksesan acara PON. Mereka tidak pernah menyangka bisa ketemu Presiden. Sambil terharu meneteskan air mata. Dengan mata berkaca, Suster bilang Puji Tuhan, Maha baik,” tandas Kaloh.(gel)

MANADOPOST.ID—Sesorang Suster di Papua viral. Dia menghentikan rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan Presiden Jokowi sempat turun dari mobil untuk menyapa sang Suster.

Dua legislator DPRD Provinsi Sulut Fabian Kaloh (FK) dan Arthur Kotambunan (AK7) yang kebetulan sedang berada di Papua, berkesempatan bertemu dengan Suster yang diketahui bernama Alexia Eva DSY. Mereka pun mendengar langsung cerita Suster ini.

“Jadi beberapa saat ketika viral video Suster ketemu Jokowi, saya berusaha mencari informasi tentang Suster itu siapa, dari komunitas apa, dan alamatnya. Setelah dapat alamatnya, kami mengambil waktu kosong untuk bertemu Suster,” cerita Kaloh, saat dihubungi wartawan. Mereka pun mencari Panti Asuhan yang diasuh Suster Alexia Eva DSY.

“Suster tersebut Alexia Eva DSY, merupakan anggota Kongregasi Suster Dina Santo Yoseph (DSY) yang didirikan Pastor Peter Joseph Savelberg. Suster Alexia berasal dari Ndua Ria Ende Lio, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pimpinan di Panti Asuhan Hawai yang menampung 22 anak asuhan,” tutur Ketua Kaum Bapak Katolik Kevikepan Tonsea dan Paroki Girian ini.

Kaloh mengaku, Suster Alexia senang berjumpa dengan mereka. Apalagi ternyata Suster pernah bertugas di Lotta Pineleng dan beberapa tempat di Sulut sekira 10 tahun. “Sambil menangis terharu, Suster menceritakan peristiwa bertemu Presiden Jokowi. Suster tidak menyangka, dia dan anak-anak berdiri depan jalan untuk menjemput, melambaikan tangan, memberikan penghormatan kepada Presiden sebagai pemimpin dan orang tua. Tiba-tiba mobil Presiden berhenti. Suster mendekati mobil Presiden, sambil terharu meneteskan air mata,” kata anggota Dewan Pastoral Keuskupan Manado dan beberapa kepercayaan lain di Gereja Katolik Keuskupan Manado.

Sehari-hari mereka melakukan kegiatan belajar, mengerjakan karya seni, dan menanam sayuran organik untuk dikonsumsi penghuni panti dan dijual sebagai sumber penghasilan. “Anak-anak panti ini juga mengerjakan karya seni dengan membuat gelang, tempat kunci dan noken. Saya dan Pak Arthur meninggalkan sedikit ole-ole untuk Suster dan kemudian Suster mendoakan kami, selanjutnya kami pamit. Pertemuan kami tidak lama, hanya sekira 25 menit,” bebernya.

Satu yang menarik dari Suster Alexia, lanjut Kaloh, sesuai anjuran pemerintah, mereka selalu mendoakan suksesnya PON. “Mereka selalu berdoa agar diberikan cuaca yang baik, diberikan keamanan dan tertib, kelancaran dan kesuksesan acara PON. Mereka tidak pernah menyangka bisa ketemu Presiden. Sambil terharu meneteskan air mata. Dengan mata berkaca, Suster bilang Puji Tuhan, Maha baik,” tandas Kaloh.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/