31.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

PPMUT Berdayakan Warga Dimembe

MANADOPOST.ID—Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPMUPT) Unima di Desa Dimembe memasuki tahun kedua. Setelah sebelumnya digelar pada 2019.

Beragam kegiatan telah dilakukan dalam lingkup diseminasi teknologi budidaya dan diversifikasi produk tanaman buah. Salah satu unggulan, diversifikasi produk budidaya tanaman buah yaitu pembuatan keripik buah menggunakan teknologi vacuum frying. Tahun ini, lebih banyak lagi kegiatan.

Mencakup penyiapan lahan dan penyediaan sumber air, pengadaan bibit buah dan peralatan penunjang, pembuatan pupuk organik cair dan padat, penanaman pepaya, jagung, cabe, terong, singkong, ubi jalar, nenas, dan pisang, dan pemupukan berbagai tanaman buah (durian, nangka, mangga, alpukat, sirsak, dan pala.

Mahasiswa KKN Unima ikut berbaur sekaligus memberdayakan masyarakat desa ini. PPMUPT adalah skema pengabdian kepada masyarakat bersifat desentralisasi. Didanai Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN), untuk mendukung percepatan pencapaian rencana strategis (renstra) perguruan tinggi klaster unggul dan sangat bagus.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Tim Pelaksana PPMUPT Unima terdiri dari Ketua Dr Alfonds Maramis SSi MSi, Dr Aser Yalindua MP, Prof Dr Revolson Alexius Mege MS, dan Dr Helena Vonny Opit MSi.

Masih ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan di sisa tahun kedua. Di antaranya memanfaatkan buah pepaya tidak laku difermentasikan untuk memperoleh etil alkohol (etanol). Etanol dibuat hand sanitizer. Inovasi lainnya, memanfaatkan limbah minyak jelantah hasil penggorengan keripik buah dalam mesin vacuum frying menjadi sabun dengan wewangian khas buah.(gel)

MANADOPOST.ID—Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPMUPT) Unima di Desa Dimembe memasuki tahun kedua. Setelah sebelumnya digelar pada 2019.

Beragam kegiatan telah dilakukan dalam lingkup diseminasi teknologi budidaya dan diversifikasi produk tanaman buah. Salah satu unggulan, diversifikasi produk budidaya tanaman buah yaitu pembuatan keripik buah menggunakan teknologi vacuum frying. Tahun ini, lebih banyak lagi kegiatan.

Mencakup penyiapan lahan dan penyediaan sumber air, pengadaan bibit buah dan peralatan penunjang, pembuatan pupuk organik cair dan padat, penanaman pepaya, jagung, cabe, terong, singkong, ubi jalar, nenas, dan pisang, dan pemupukan berbagai tanaman buah (durian, nangka, mangga, alpukat, sirsak, dan pala.

Mahasiswa KKN Unima ikut berbaur sekaligus memberdayakan masyarakat desa ini. PPMUPT adalah skema pengabdian kepada masyarakat bersifat desentralisasi. Didanai Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN), untuk mendukung percepatan pencapaian rencana strategis (renstra) perguruan tinggi klaster unggul dan sangat bagus.

Tim Pelaksana PPMUPT Unima terdiri dari Ketua Dr Alfonds Maramis SSi MSi, Dr Aser Yalindua MP, Prof Dr Revolson Alexius Mege MS, dan Dr Helena Vonny Opit MSi.

Masih ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan di sisa tahun kedua. Di antaranya memanfaatkan buah pepaya tidak laku difermentasikan untuk memperoleh etil alkohol (etanol). Etanol dibuat hand sanitizer. Inovasi lainnya, memanfaatkan limbah minyak jelantah hasil penggorengan keripik buah dalam mesin vacuum frying menjadi sabun dengan wewangian khas buah.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/