32C
Manado
Kamis, 21 Januari 2021

Tidak Perlu Percaya Hoax, PAHAM Masih Teratas

MANADO-Pendukung fanatik dan militan paslon wali kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) dan wakil wali kota Harley Mangindaan (AiM) tidak perlu merasa terganggu dengan upaya pembentukan opini miring yang disampaikan oleh lawan-lawan politik PAHAM terkait dengan hasil riset yang dilakukan lembaga survei Indobarometer yang menempatkan elektabilitas paslon PAHAM sudah mencapai 39,5 persen atau selisih 12,2 persen dengan paslon berikutnya.

Selain menunjukan kepanikan dan ketakutan yang berlebihan, hasil riset terkait dengan elektabilitas paslon PAHAM tersebut dikeluarkan oleh lembaga survei yang kredibilitas dan profesionalnya sudah teruji. “Saya berharap pendukung setia PAHAM tidak perlu percaya dengan pembentukan opini miring yang sengaja dimainkan oleh lawan-lawan politik PAHAM. Dari anak kecil sampai orang dewasa, orang desa sampai orang kota, tahu soal sepak terjang Indobarometer dibawah pimpinan Mohammad Qodari,” cetus Deisye Pangemanan, salah satu mahasiswa semester akhir di Unsrat Manado.

Hanya saja, Deisye mengingatkan agar pendukung fanatik PAHAM untuk tidak takabur dengan hasil riset yang dikeluarkan Indobarometer tersebut. “Kita tidak bisa lalai dan santai. Justru sebaliknya, hasil riset tersebut akan memberikan motivasi dan semangat kerja bagi kita untuk mempertahankan, merawat bahkan terus menaikan kepercayaan publik kota Manado terhadap paslon PAHAM,” ingat Deisye yang juga warga kelurahan Perkamil ini.

Sebelumnya, pengamat politik Fisipol Unsrat Manado DR. Verry Londa mengatakan, pada prinsipnya keakuratan hasil suvei bisa ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya, data sample yang menunjukan keterwakilan populasi pemilih. “Jika di Manado terdapat 11 kecamatan, maka harus ada kluster termasuk populasi yang mewakilnya, termasuk keterwakilan daerah pemilihan (dapil). Jika keterwakilan datanya akurat, maka saya optimis data yang dikeluarkan juga akan valid,” jelas Londa.

Terkait hasil riset yang dikeluarkan oleh Indobarometer soal elektabilitas paslon PAHAM yang sudah mencapai 39,5 persen, anggota Senat Pergruan Tinggi Unsrat ini mengatakan, siapapun tidak akan meragukan soal profesionalisme dan kapablitas dari Indobarometer selama ini.

“Indobarometer sudah mampu membutikan sebagai salah satu lembaga survei yang profesional dan kapabel di Indonesia. Indobarometer sudah banyak melakukan riset pilkada bahkan pilpres di Indonesia. Dan, hasil riset Indobarometer dengan KPU biasanya tidak terlalu jauh,” beber Londa sambil mencotohkan beberapa testimoni pilkada di Indonesia yang ditangani oleh Indobarometer.(*)

Artikel Terbaru