30C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Gerakan Tiga Kali Ekspor Kembali Digenjot

MANADOPOST.ID—Komoditi ekspor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun ini bakal mendapatkan perhatian khusus. Hal itu dilakukan agar gerakan tiga kali ekspor dapat di genjot Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Bukan hanya komoditi perikanan yang akan ditingkatkan, pertanian serta perkebunan juga bakal digenjot.

Saat diwawancarai, Kamis (4/2) kemarin, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) membenarkan hal tersebut. Menurut OD, komoditi ekspor telah disiapkan untuk menunjang gerakan tiga kali ekspor. Dirinya juga menyatakan telah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mempersiapkan komoditi yang akan diekspor.

“Bukan hanya perikanan saja. Tapi sampai pertanian dan perkebunan. Semua akan disiapkan guna menunjang ekspor daerah. Kita sangat siap dan memiliki potensi dalam melakukan ekspor,” ungkapnya.

OD meminta komitmen OPD terkait untuk jemput bola dan menyiapkan berbagai komoditi tersebut. “Komoditi apa saja itu? Ya mereka siapkan. Mereka harus proaktif dalam menjemput bola. Kalau tidak mampu, kita ganti. Berbagai komoditi seperti perikanan ada Tuna, juga perkebunan ada kopra, vanili, cengkih dan pala.

Ada juga bermacam-macam jenis perkebunan lain. Apalagi pertanian. Semua komoditi pertanian kita layak ekspor. Nanti sampaikan pada saya jika OPD tidak mampu. Kalian wartawan datang dan wawancara apa langkah yang akan mereka lakukan dan sampaikan pada saya,” tegas gubernur yang akan dilantik kedua kalinya tersebut.

OD mengatakan, pertanian dan perkebunan akan menjadi andalan dalam kegiatan ekspor Sulut tahun ini.

“Saya sudah sampaikan, kegiatan sentuh tanah harus tetap jalan. Karena kegiatan tersebut tepat sasaran. Kan terbukti, bahwa pertanian dan perkebunan juga perikanan memberikan kontribusi aktif dimasa pandemik Covid-19. Pasar internasional menginginkan sekali komoditi kita. Karena produksi kita sudah mampu memenuhi kebutuhan lokal, maka kita ekspor. Agar pendapatan petani dan nelayan juga terdongkrak naik. Itu yang sebenarnya kita harapkan,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung menuturkan, gerakan tiga kali ekspor akan tetap digenjot untuk sektor perkebunan.

“Sesuai permintaan Pak Gubernur Olly Dondokambey, ya kita genjot. Karena ini demi petani pekebun juga. Karena memang salah satu program sehingga Sulut mendapat penghargaan dari pemerintah pusat adalah gerakan 3 kali ekport yang memberikan kontribusi positif dalam pendapatan daerah hingga 3 triliun di tahun 2020 lalu,” jelasnya.

Ngantung mengatakan, program OD-SK dengan jaringan nasional dan internasional memberikan nuansa baru bagi komoditi di Sulut untuk dipasarkan dan dikenal dunia, sehingga sinergitas semua elemen baik dari karantina, asosiasi dan eksporit bersama pemangku kepentingan dapat membawa Sulut semakin hebat.

“Komoditi pertanian dan perkebunan memang dengan lobi pak gubernur sangat menggeliat di sektor ekspor. Dan itu akan terus kita jaga, agar tahun ini ekspor komoditi perkebunan bisa naik,” kuncinya. (ewa/gel)

Artikel Terbaru