31.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Untuk Keselamatan, PLN Padamkan Sejumlah Daerah Terdampak Banjir di Bolmut-Bolmong

MANADOPOST.ID- Banjir yang melanda daerah Bolaang Mongondow Utara, dan sebagian Kabupaten Bolaang Mongondow yakni Desa Mokoditek, Desa Sangkub, Desa Pangi dan Desa Domisil mengharuskan beberapa lokasi yang terkena musibah dan lokasi yang sejalur dengan banjir harus diamankan terhadap bahaya sentuh aliran listrik. Hal ini demi menjaga keselamatan warga agar terhindar dari bahaya arus listrik, PLN terpaksa melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah tersebut.

Untuk wilayah terdampak padam antara lain, sebagian wilayah Kecamatan Bolangitan Timur, Kecamatan Bintauna, Kecamatan Sangkub, Kecamatan Sangtobolang dan Sebagian Kecamatan Lolak. Dimana ada sekitar 60 Desa yang terdampak banjir. Sampai saat ini yang belum surut 15 desa, dari 15 desa tersebut sekitar 4.500 KK yang terdampak.

Terpantau pukul 21.30 wita Rabu (04/03) kemarin, progress penanganan gangguan PLN Unit Layanan Pelanggan Bolmut, yaitu:
1. Total Gardu padam : 72 Unit
2. Gardu yang sudah menyala : 62 Unit
3. Gardu padam sampai saat ini : 10 Unit
4. Total tiang roboh : 4 titik, 2 titik sudah diperbaiki.
5. Pohon roboh kena jaringan : 3 titik, 1 titik sudah diperbaiki.
6. Kantor PLN yang terdampak banjir : Kantor Jaga Sangkub.

General Manager PLN UIW Suluttenggo Christyono mengatakan sampai saat ini petugas PLN terus melakukan pemulihan kelistrikan di lokasi-lokasi bencana. Namun memang, terdapat beberapa lokasi yang belum teraliri listrik, karena akses ke gardu listrik memang sulit dijangkau. Jika memungkinkan dari sisi keamanan, petugas kami bisa menerjang banjir, ini demi memeriksa kondisi gardu dan demi listrik segera menyala. “Kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik,” ujarnya.
Tambhnya, setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 dalam keadaan darurat. Contact Center PLN 123 dapat diakses melalui telepon di (0431) 123, melalui Facebook di PLN 123, Twitter di @pln_123, email di pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi one-stop service, PLN Mobile yang dapat diunduh di Google Playstore untuk Android atau App Store untuk iOS demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja. (Lina Pendong)

MANADOPOST.ID- Banjir yang melanda daerah Bolaang Mongondow Utara, dan sebagian Kabupaten Bolaang Mongondow yakni Desa Mokoditek, Desa Sangkub, Desa Pangi dan Desa Domisil mengharuskan beberapa lokasi yang terkena musibah dan lokasi yang sejalur dengan banjir harus diamankan terhadap bahaya sentuh aliran listrik. Hal ini demi menjaga keselamatan warga agar terhindar dari bahaya arus listrik, PLN terpaksa melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah tersebut.

Untuk wilayah terdampak padam antara lain, sebagian wilayah Kecamatan Bolangitan Timur, Kecamatan Bintauna, Kecamatan Sangkub, Kecamatan Sangtobolang dan Sebagian Kecamatan Lolak. Dimana ada sekitar 60 Desa yang terdampak banjir. Sampai saat ini yang belum surut 15 desa, dari 15 desa tersebut sekitar 4.500 KK yang terdampak.

Terpantau pukul 21.30 wita Rabu (04/03) kemarin, progress penanganan gangguan PLN Unit Layanan Pelanggan Bolmut, yaitu:
1. Total Gardu padam : 72 Unit
2. Gardu yang sudah menyala : 62 Unit
3. Gardu padam sampai saat ini : 10 Unit
4. Total tiang roboh : 4 titik, 2 titik sudah diperbaiki.
5. Pohon roboh kena jaringan : 3 titik, 1 titik sudah diperbaiki.
6. Kantor PLN yang terdampak banjir : Kantor Jaga Sangkub.

General Manager PLN UIW Suluttenggo Christyono mengatakan sampai saat ini petugas PLN terus melakukan pemulihan kelistrikan di lokasi-lokasi bencana. Namun memang, terdapat beberapa lokasi yang belum teraliri listrik, karena akses ke gardu listrik memang sulit dijangkau. Jika memungkinkan dari sisi keamanan, petugas kami bisa menerjang banjir, ini demi memeriksa kondisi gardu dan demi listrik segera menyala. “Kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik,” ujarnya.
Tambhnya, setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.

Pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 dalam keadaan darurat. Contact Center PLN 123 dapat diakses melalui telepon di (0431) 123, melalui Facebook di PLN 123, Twitter di @pln_123, email di pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi one-stop service, PLN Mobile yang dapat diunduh di Google Playstore untuk Android atau App Store untuk iOS demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja. (Lina Pendong)

Most Read

Artikel Terbaru

/