22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Demokrat Kans ‘Iko Mata’ di Pilgub

MANADO—Siapa kandidat yang akan bertarung di pemilihan gubernur (pilgub) Desember mendatang, mulai mengerucut. Hampir pasti tiga pasangan calon (paslon) akan bertarung. Pertama dari PDI Perjuangan.

Yakni incumbent Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK). Calon kedua datang dari Partai NasDem. Vonnie Anneke Panambunan (VAP) yang saat ini sedang mencari pasangan. Kemudian koalisi Partai Golkar dan PAN. Di mana calon gubernurnya adalah Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Feryando Lamaluta membenarkan jika CEP telah mengantongi SK dari Golkar dan PAN. “Jadi kursi kita sudah genap untuk bisa mengusung di pilgub 2020. Golkar 7 dan PAN 2,” beber Lamaluta. Dia melanjutkan, CEP telah mengantongi surat rekomendasi sejak Maret lalu. Di mana CEP oleh DPP Golkar diberi tugas menjalin komunikasi dengan partai lain, untuk menggenapkan jumlah kursi agar bisa mengusung.

Lalu bagaimana dengan rencana koalisi bersama Demokrat? Lamaluta mengatakan meski kendaraan untuk usung CEP telah genap tapi mereka tetap membuka koalisi dengan semua partai. “Jika ingin gabung, silakan,” singkatnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Bergabungnya PAN dengan Golkar membuat peta politik Demokrat untuk mengusung calon terganggu. Partai berlambang bintang mercy ini terancam iko mata di pilgub nanti. Hingga saat ini, parpol yang belum mengumumkan calon tinggal Demokrat (4 kursi), Gerindra (2 kursi), dan PKB (1 kursi). Masih kurang dua kursi. Karena jika ingin mengusung calon wajib koleksi 9 kursi di DPRD Sulut.(gel)

MANADO—Siapa kandidat yang akan bertarung di pemilihan gubernur (pilgub) Desember mendatang, mulai mengerucut. Hampir pasti tiga pasangan calon (paslon) akan bertarung. Pertama dari PDI Perjuangan.

Yakni incumbent Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK). Calon kedua datang dari Partai NasDem. Vonnie Anneke Panambunan (VAP) yang saat ini sedang mencari pasangan. Kemudian koalisi Partai Golkar dan PAN. Di mana calon gubernurnya adalah Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Feryando Lamaluta membenarkan jika CEP telah mengantongi SK dari Golkar dan PAN. “Jadi kursi kita sudah genap untuk bisa mengusung di pilgub 2020. Golkar 7 dan PAN 2,” beber Lamaluta. Dia melanjutkan, CEP telah mengantongi surat rekomendasi sejak Maret lalu. Di mana CEP oleh DPP Golkar diberi tugas menjalin komunikasi dengan partai lain, untuk menggenapkan jumlah kursi agar bisa mengusung.

Lalu bagaimana dengan rencana koalisi bersama Demokrat? Lamaluta mengatakan meski kendaraan untuk usung CEP telah genap tapi mereka tetap membuka koalisi dengan semua partai. “Jika ingin gabung, silakan,” singkatnya.

Bergabungnya PAN dengan Golkar membuat peta politik Demokrat untuk mengusung calon terganggu. Partai berlambang bintang mercy ini terancam iko mata di pilgub nanti. Hingga saat ini, parpol yang belum mengumumkan calon tinggal Demokrat (4 kursi), Gerindra (2 kursi), dan PKB (1 kursi). Masih kurang dua kursi. Karena jika ingin mengusung calon wajib koleksi 9 kursi di DPRD Sulut.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/